Dugaan Kasus Jual Beli Proyek di Disdik Bojonegoro Bermula Dari Pekerjaan Proyek Tak Dibayar

- Team

Senin, 18 Januari 2021 - 10:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala dinas pendidikan Bojonegoro, saat dimintai klarifikasi oleh Ujit ll Satresktim Polres Bojonegoro, terkait dugaan kasus jual beli proyek Pokir di Dinas Pendidikan, Selasa, (22/01/2021).

Kepala dinas pendidikan Bojonegoro, saat dimintai klarifikasi oleh Ujit ll Satresktim Polres Bojonegoro, terkait dugaan kasus jual beli proyek Pokir di Dinas Pendidikan, Selasa, (22/01/2021).

BOJONEGORO. Netpitu.com – Gonjang ganjing dugaan korupsi dalam kasus jual beli paket proyek pengadaan langsung di Dinas Pendidikan Bojonegoro yang berasal dari usulan dewan, mulai terkuak.

Hasil penelusuran netpitu.com di lapangan menyebutkan kasus ini berawal dari konflik pembayaran uang proyek yang telah selesai pengerjaannya namun tidak dibayar.

Merasa dirugikan lantas kontraktor yang telah menyelesaikan pekerjaan proyek tersebut lapor ke Polres Bojonegoro.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut sumber netpitu.com, proyek pekerjaan yang pembayarannya menjadi masalah tersebut ada dua proyek. Kedua protek tersebut diusulkan oleh dua anggota DPRD Bojonegoro, dari Daerah Pemilihan l dan V Kabupaten Bojonegoro, SPN dan MRZ. Keduanya dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB ).

Baca Juga :  Lima Pelaku Perusakan Warung Diamankan Polisi

Semula proyek dari usulan dewan di dinas pendidikan itu pengejaannya diberikan kepada salah satu perusahaan jasa kontruksi yang diduga dari Malang. Karena tidak dapat mengerjakan proyek tersebut maka pekerjaan proyek rehab sedang/berat ruang kelas Sekolah Dasar itu pengerjaannya diserahkan kepada penyedia jasa kontruksi yang berkedudukan di wilayah Kabupaten Tuban.

Namun, setelah kedua proyek selesai dikerjakan 100 persen, perlunasan pembayaran uang pekerjaan proyek tak kunjung dibayarkan. Upaya penagihan yang dilakukan sejak November tahun lalu itupun berakhir dengan jalan buntu.

Baca Juga :  Kakan Kemenag Bojonegoro Lantik Kepala MAN 5 dan Pengawas

Merasa dirugikan, lantas pelaksana proyek tersebut melaporkan persoalan tersebut kepada pihak kepolisian Bojonegoro.

Data yang sempat ditunjukkan sumber netpitu.com, jumlah uang proyek yang belum terbayarkan senilai Rp. 352.000.000.00 ( Tiga Ratus Lima Puluh Dua Juta Rupiah ).

Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, AKP. Iwan Hari Poerwanto. SH, yang dikonfirmasi wartawan mengatakan saat ini pihaknya tengah mengklarifikasi beberapa sumber terkait dengan pengaduan masalah (proyek) Pokir.

Baca Juga :  Bupati Tuban Minta Sekda Segera Urus Intensif Guru RA
Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, AKP. Iwan Hari Poerwanto. SH. saat memberikan keterangan Pers kepada wartawan.

“Kemarin sudah kita klarifikasi salah satu kepala dinas, apakah benar pengaduan yang telah kami terima,” papar AKP. Iwan Hari Poerwanto, kepada wartawan, Rabu, (13/1/2021), di kantornya.

Sementara ini pihak Satreskrim Polres Bojonegoro, menurutnya masih mendalami klarifikasi sumber-sumber asal muasal bagaimana bisa terjadi transaksi jual beli proyek tersebut.

Untuk kasus ini, penyelidik Unit II Satreskrim Polres Bojonegoro, telah memeriksa Bagian Sarana Prasarana Dinas Pendidikan, Nugroho, dan kepala dinas Pedidikan Bojonegoro, Dandy Suparyitno.

(ro)

Berita Terkait

Idhul Adha, SMKN 1 Bojonegoro Potong 5 Ekor Sapi Qurban
Bebani Masyarakat, Sarbumusi Bojonegoro Tolak Tapera
Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal
Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat
Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu
Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak
Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP
PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Berita Terkait

Kamis, 20 Juni 2024 - 12:32

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )

Senin, 10 Juni 2024 - 10:48

Masa Jabatan 408 Kades di Bojonegoro Diperpanjang 2 Tahun

Selasa, 4 Juni 2024 - 20:43

Banyak Masalah, PDIP Minta Pemerintah Batalkan PP No. 21 Tahun 2024 Tentang Tapera

Senin, 22 April 2024 - 13:11

Sekda Nurul Azizah Sapa Ribuan Warga di Pengajian Ning Umi Laila

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Jumat, 8 Desember 2023 - 19:29

Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Berita Terbaru

PILKADA 2024

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )

Kamis, 20 Jun 2024 - 12:32

PENDIDIKAN

Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro

Selasa, 11 Jun 2024 - 11:03