Gaduh Pilpres Sebelum Bertarung

- Team

Sabtu, 18 Februari 2023 - 10:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Catatan Redaksi .

Meski Pemilu Presiden masih setahun lagi baru akan digelar namun publik telah mulai dibikin pusing oleh hiruk-pikuk para buzzer yang dengan giatnya berselancar di media sosial, baik tweeter, facabook, instagram, telegram maupun youtube.

Hampir setiap hari ruang publik kita disuguhi berita-berita politik yang akhirnya membuat kita gerah. Bagimana tidak?,  berita dengan narasi yang saling membantai untuk melemahkan elektabilitas dan kredibilitas sang bakal calon.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setidaknya ada tiga kubu pendukung dari bakal calon presiden yang sekarang ini sudah sibuk bertarung mencari pengaruh di media sosial.

Ada tiga nama yang diperkirakan bakal calon bertarung merebut posisi calon presiden, Ganjar Pranowo, Prabowo Subiyanto dan Anies Baswedan.

Baca Juga :  Yuk ! Ngabuburit di Pusat Kuliner Jalan Thamrin

Akankah prediksi tersebut terwujud ?. Tentunya keputusan itu menjadi domain partai sebagai pengusung calon. Karena meski sang bakal calon tersebut memiliki elektabilitas dan popularitas tinggi bisa saja mereka tidak mendapatkan tiket dari partai untuk mencalonkan diri sebagai calon presiden.

Dari ketiga nama yang diunggulkan sebagai calon presiden hanya dua nama yang sudah mendapatkan dukungan partai. Prabowo Subiyanto yang didukung partai Gerindra dan PKB, dan Anies Baswedan yang diplokamirkan sebagai calon presiden dari partai Nasdem.

Sedangkan Ganjar Pranowo yang dikenal sebagai kader dari PDIP hingga sekarang ini belum ada pernyataan resmi dari PDIP, apakah akan mengusung Ganjar Pranowo sebagai calon presiden.

Baca Juga :  Pesta Di Tengah Bancana "Tante Mer"

Lantas apa yang bisa diperoleh masyarakat dari perang narasi di media sosial ini. Jawabnya tidak ada, karena perang narasi yang disebarkan bukan perang gagasan bagaimana membangun Indonesia ke depan untuk menuju kesejahteraan dan keadilan sosial sebagaimana cita-cita kemerdekaan Indonesia.

Para buzzer bakal calon hanya menyuguhkan narasi yang memoles nama baik bakal calonnya dan membantai bakal calon lainnya.

Sebagai pemilih tentunya kita tidak boleh dengan mudah untuk terpancing masuk ke dalam jebakan kampanye para buzzer tersebut. Karena selain tidak memberikan kemanfaatan juga hanya akan memperkeruh pikiran kita dengan konflik yang tak nyata.

Baca Juga :  Benda Diduga Mortir Ditemukan di Sungai Bengawan Solo Bojonegoro

Coba bayangkan jika seorang bakal calon yang mampu menarik perhatian dan simpati kita akhirnya tidak mendapatkan tiket sebagai calon presiden. Tentunya pendukungnya akan diliputi kemarahan dan sakit hati.

Untuk menghindari agar kita tidak terjebak dalam perangkap buzzer, sebaiknya kita bisa mengambil sikap tidak peduli dan cuek terhadap informasi apapun terkait bakal calon presiden di Pilpres 2024. Karena toh mereka itu baru sejedar bakal calon dan belum menjadi calon yang layak diperjuangkan kemenangannya.

Ditulis oleh Edy Kuntjoro.
Pimpinan redaksi netpitu.com

Berita Terkait

Idhul Adha, SMKN 1 Bojonegoro Potong 5 Ekor Sapi Qurban
Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal
Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat
Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu
Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak
Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP
PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS
Menangkan Pemilu 2024 DPC PPP Masivkan Konsolidasi, Sosialisai ke Kader di Tingkat Kecamatan dan Desa

Berita Terkait

Kamis, 20 Juni 2024 - 12:32

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )

Senin, 10 Juni 2024 - 10:48

Masa Jabatan 408 Kades di Bojonegoro Diperpanjang 2 Tahun

Selasa, 4 Juni 2024 - 20:43

Banyak Masalah, PDIP Minta Pemerintah Batalkan PP No. 21 Tahun 2024 Tentang Tapera

Senin, 22 April 2024 - 13:11

Sekda Nurul Azizah Sapa Ribuan Warga di Pengajian Ning Umi Laila

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Jumat, 8 Desember 2023 - 19:29

Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Berita Terbaru

PILKADA 2024

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )

Kamis, 20 Jun 2024 - 12:32

PENDIDIKAN

Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro

Selasa, 11 Jun 2024 - 11:03