oleh

Bupati Kukuhkan Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak

BOJONEGORO. Netpitu.com – Bupati Bojonegoro, Hj. Anna Muawabsh, kukuhkan Satua Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (Satgas PPA) di pendopo Pemkab Bojonegoro, Senin (18/3/2019).

Bupati Bojonegoro kepada Satgas PPA mengataikan bahwa dalam kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan jangan dilihat dari jumlah kasus saja namun juga dari kedalaman kasus eksploitasi terhadap anak itu sendiri.

Baca Juga :  Alasan PPKM, Polisi Tunda Rekontruksi Kasus KDRT Yang Libatkan Anggota Dewan

Satgas ini diharapkan tidak hanya menurunkan kuantitas angka kekerasan terhadap anak namun juga meningkatkan kualitas terhadap pendampingan dan pembinaan kepada korban.

Sebagai Satgas PPA ibu-ibu semua harus memiliki rasa yang sama terhadap korban. Tidak berprilaku diskriminatif terhadap korban. Bisa menjaga rahasia korban. Semua satgas harus memiliki komitmen tersebut agar pendampingan terhadap anak dan perempuan bisa berjalan maksimal.

Baca Juga :  Soal Bingkisan Lebaran, Camat Kedungadem Diperiksa Polisi

Kepala Dinas P3AKB Adie Witjaksono, S.Sos., M.Si menyampaikan bahwa satgas ini ditunjuk langsung oleh Bupati Bojonegoro sebagai Satgas PPA tingkat dusun, desa hingga tingkat kabupaten yang mana berjumlah sekitar 1600 Satgas.

Satgas ini dibentuk karena adanya permasalahan perempuan dan anak, sehingga perlu dibentuknya satgas. Perlakuan kekerasan bukan dari luat tapi dari dalam keluarga tersebut.

Baca Juga :  Namanya Ditolak Bupati, Sukur Marah dan Merasa Dipermalukan

Dengan demikian adanya satgas ini dapat mensosialisasikan tentang bahaya kekerasan terhadap anak dan perempuan. Jika anggota satgas ini mengetahui adanya kekerasan terhadap anak atau perempuan diharapkan bisa memberikan Solusi atau melaporkan kepada perangkat atau juga kepada aparat.

(dan)