oleh

Sat Reskrim Polres Bojonegoro Amankan Pelaku Pencurian Spesialis Toko

Netizensatu.com – Sat Reskrim Polres Bojonegoro, pada Minggu (16/04) telah mengamankan seorang pelaku Curat ( Pencurian dengan pemberatan ), beriniasil MN Alias. Copet Alias. Lontong (21), warga Keleurahan Ledok Kulon Kec. Bojonegoro.

MN diamankan petugas dirumahnya setelah korban bernama Anis irawati (35) warga Desa Sugihwaras RT 25 RW 3 Kec. Sugihwaras, Bojonegoro melaporkan pencurian dirumahnya pada Rabu, 12/4/2017, di Komplek pertokoan Podomoro, Pacul, Bojonegoro.

Kasat Reskrim Polres Bojonegoro AKP Sujarwanto, kepada Netizensatu.com mengatakan kejadian berawal saat korban sedang tidur di komplek pertokoan serta mencharge HP di bawah kakinya, pada Rabu 12/4/2017, sekitar pukul 03.00 WIB dengan pintu toko terbuka. Setelah pukul 04.00 WIB korban mendengar suara “glodak” di dalam tokonya, seketika itu korban langsung terbangun dan melihat seorang laki-laki telah berada di dalam tokonya.

“Kemudian korban melihat HP miliknya yang sebelumnya dicharge sudah tidak ada ditempat”, ungkap Kasat Reskrim.

Setelah melihat HP miliknya raib korban langsung meneriaki pemuda yang berada di dalam tokonya, namun laki-laki tersebut berlari. Korban langsung mengejarnya hingga jarak 200 meter, karena kelelahan mengejar pelaku, korban kembali ke toko dan mengecek kondisi barang di toko.

“Setelah mengecek barang lainnya, ada barang lain miliknya yang raib yaitu HP merk Mito dan uang sebesar Rp 300.000,- yang berada di dalam dompet miliknya”, imbuh Kasat Reskrim.

Sementara itu, Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S. Bintoro saat dimintai keterangan oleh Netizensatu.com melalui pesan whatsapp membenarkan perihal penangkapan tersangka curat tersebut dan tersangka telah ditahan di sel tahanan Mapolres Bojonegoro.

Selain melakukan pencurian di toko tersangka juga mengakui pencurian ditempat lain yakni di rumah warga Kelurahan Ledok Wetan dan didalam toko di Jalan Pemuda, Bojonegoro.

“Di kedua tempat tersebut tersangka melakukan pencurian sebuah tabung LPG”, imbuh Kapolres.

“Akibat perbuatan tersangka, petugas telah menjerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman selama 7 tahun penjara,” tandas Kapolres.

( Dan )