oleh

Rombongan Elite PPP Rame-rame Nyebrang ke Partai Bulan Bintang

JAKARTA. Netpitu.com – Beberapa elit Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang menamakan diri sebagai PPP Khitah memutuskan merapat ke Partai Bulan Bintang (PBB) sebagai wadah berpolitik yang baru.

Mereka selama ini prihatin dengan kisruh yang melanda partai berlambang kabah itu.

Salah satu penggagas PPP Khitah, Ahmad Yani, mengatakan gerakan ini dilakukan di tengah kondisi PPP yang mengkhawatirkan.

Ditegaskan gerakan ini diinisiasi oleh para senior dan kader dari dua kubu yang berseteru yakni kubu Romahurmuziy dan Djan Faridz yang ingin mengembalikan kemurnian visi dan misi berpolitik sesuai landasan keislaman.

“Saya tegaskan kami bukan mewakili kubu Djan atau Romi. PPP Khittah justru terbentuk dari orang-orang yang sudah merasa PPP kehilangan jati diri. Djan, yang memutuskan mendukung Ahok tidak sejalan dengan keinginan kader. Begitu juga Romi yang sikap politiknya tidak berseberangan dengan ummat,” terang Ahmad Yani di kantor DPP PBB, Jalan Pasar Minggu Raya, Jakarta Selatan, Senin (16/4).

Keputusan bergabung dengan PBB menurut Yani didasari oleh kesamaan paradigma. Ia melihat, PBB hingga saat ini masih konsisten berjuang membela umat, bukan seperti para petinggi PPP saat ini yang justru mengabaikan suara umat demi meraih “posisi aman” dalam kekuasaan.

Bergabungnya elit PPP Khittah kali ini menurut Ahmad Yani, hanya sebagai pintu masuk.

Pihaknya berjanji dalam waktu dekat akan memberikan kejutan besar dengan deklarasi migrasi massal ratusan ribu bahkan jutaan kader dan simpatisan PPP ke Partai Bulan Bintang.

Ditambahkan Faktanya, saat ini banyak kader maupun elit bahkan anggota DPR yang galau dengan keadaan PPP sehingga tidak sedikit yang sepakat untuk menyebrang ke PBB ini.

“Tunggu saja. Dalam waktu dekat kami akan deklarasi di Jogja dan pasti akan gempar. Mimimal setengah dari jumlah perolehan suara PPP periode lalu akan merapat ke PBB,” tegasnya.

Taman Achda, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PPP kubu Romi pun juga memutuskan bergabung dengan PBB.

“Kami bukan pasukan sakit hati atau marah. Namun kami ingin perjuangan berpolitik yang kami jalani mengedepankan kepentingan umat. Kami lihat Prof Yusril banyak berjuang membela umat. Maka kami putuskan bergabung,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra, menyambut gembira bergabungnya para elit politik dari PPP dan sejumlah parpol lain.

“Alhamdulillah sebelumnya saya katakan bahwa PBB terbuka dengan siapa saja yang ingin bergabung memperjuangkan ummat. Apalagi kawan-kawan dari PPP Khittah ini bukan orang baru bagi saya. Saya tahu rekam jejak dan perjuangan mereka dalam membela umat,” jelasnya.

(ams/*)