oleh

Tunjukan Mister “P” dan Bermasturbasi Diatas Motor, Pria Ini Dijerat UU Pornografi

BOJONEGORO. Netpitu.com –  waduh…, nekat benar ulah pria paruh baya ini. Lelaki inisial ANC (37) ini dengan beraninya mengeluarkan kelaminnya keluar dari dalam celananya. Tanpa canggung, sambil bermasturbasi diatas motor dan ia pun memamerkan kelaminnya tersebut pada seorang gadis yang lewat di jalan yang sama.

Seperti diungkapkan Kapolres Bojonegoro, AKBP M Budi Hendrawan, SIK, MH, dalam konferensi pers, Senin, (18/5/2020), bahwa sewaktu ditengah perjalanan di jalan raya Kedungadem – Sugihwaras tepatnya di Desa Kepoh, Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro, tiba-tiba ANC yang kini menjadi tersangka, memepet korban dengan mengendarai sepeda motor sambil mengeluarkan alat kelaminnya dan melakukan masturbasi dilokasi itu juga.

Belum puas, korban pun terus dipepet oleh ANC sambil mengeluarkan alat kelaminnya dan masturbasi. Pada saat di jalan yang ramai tersangka memacu sepada motornya.

Tak terima diperlakukan dilecehkan dehgan perilaku tak senonoh. Selanjutnya korban mengejar tersangka sambil merekam sepeda motor dan nopol tersangka. Kemudian korban melaporkan ke pihak Kepolisian.

Atas laporan tersebut polisi menangkap ANC (37), pemuda yang memamerkan kelamin dan bermasturbasi diatas sepeda motor di Jalan raya Kedungadem – Sugihwaras tepatnya di Desa Kepoh Kecamatan Kedungadem. ANC ditangkap di Desa Kedungadem Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro.

“Sat Reskrim telah menangkap terhadap pelaku pornografi di Kecamatan Kedungadem, dengan modus operandi tersangka pada saat itu mengendarai sepeda motor kemudian memepet korban, sambil mengeluarkan alat kelaminnya dan masturbasi,” jelas Kapolres kepada awak media ini.

Kapolres Bojonegoro, menyampaikan tersangka dijerat dengan pasal 36 Jo pasal 10 Undang-undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang pornografi dan pasal 281 KUHP, dengan pidana penjara paling lama 10 Tahun dan atau denda paling banyak Rp. 5 Milyar.

“Barang bukti sudah kita sita, berupa 1 unit sepeda motor milik tersangka serta 1 set pakaian,” pungkas AKBP M Budi Hendrawan.

(yon/met)