Tutup Festival Pusaka Nusantara Hasto dan Djarot Jajal Tempa Keris

- Team

Minggu, 18 November 2018 - 22:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO. Netpitu.com – Festival Pusaka Nusantara yang digelar di Pendopo Pemkab Bojonegoro telah berakhir. Feastival pusaka Nusantara yang memamerkan benda-benda pusaka, seperti keris, itu resmi ditutup oleh Hasto Kristiyanto, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, yang juga Sekjen Senapati Nusantara, Minggu, (18/11).

Kedatangan Sejen PDIP ke Bojonegoro bersama mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, yang juga Ketua DPP PDIP tersebut didampingi Bupati Bojonegoro Anna Muawanah, Wakil Bupati Bojonegoro, Budi Irawanto, Anggota DPR/ MPR R, Abidin Fikri.

Menurut Hasto Kristanto, UNESCO sudah mengakui keris sebagai mahakarya luar biasa. Mahakarya kebudayaan Nusantara harus dihargai. Nenek moyang bangsa Indonesia memiliki kemampuan, berbagai logam dicampur dan membentuk pola yang ada nilai filsafat dalam kehidupan.

Dikatakan Hasto Kristiyanto, bahwa dari prespektif sejarah dan kebudayaan kita harus bangga sebagai bangsa indonesia yang berkepribadian dan berbudaya, kita harus bangga bangsa yang bermartabat oleh karena itu kita harus mendukung segala upaya pengembangan kebudayaan itu karena itu merupakan jati diri bangsa.

Baca Juga :  Warga Desa Karang Minta ASN Guru Ini Dipecat Dari Jabatan Ketua BPD

“Pameran pusaka dan tosan aji ini tentu bisa menggelorakan jiwa dan semangat sebagai bangsa yang kaya dengan budaya. Ini bukan sekadar tosan aji yang dipamerkan, tetapi ini upaya melestarikan nilai-nilai kehidupan umat manusia. Dari sinilah kita meyakini bahwa Indonesia adalah bangsa besar dengan warisan peradaban yang seharusnya membuat kita berani tampil dengan percaya diri,” kata Hasto.

Di lokasi festival Hasto, Djarot dan Bupati Anna Muawanah, menjajal kemampuannya menempa keris yang dipanaskan dalam tungku api.

Dikatakan Hasto, Bojonegero memiliki kekayaan sumber daya alam berupa gas dan minyak bumi Salah satunya sumber api gas abadi, kayangan api. Diharapkan pemimpin Bojonegoro yang baru ini dapat mewarisi filosofi api abadi ini agar mempunyai semangat juang yang bergelora dalam mewujudkan bojonegoro lebih maju.

Baca Juga :  Elektabiltas Jokowi - Maruf Amin Moncer 57,7 Persen, Prabowo - Sandi Jeblok

“Ada kahyangan api abadi yang tak kunjung padam di kawasan hutan lindung di Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem,” ujar Hasto Kristanto. 

Ia pun berharap Bupati Bojonegoro juga mewarisi api abadi tersebut untuk menggelorakan semangat juang. Sehingga Bojonegoro menjadi daerah yang maju.

(*/rd)

Berita Terkait

Pengurus MWC NU Kepohbaru dan Pengurus Ranting Se- Kec. Kepohbaru Dilantik
Polres Tuban Bakal Panggil Anna Mu’awanah Terkait Dugaan Laporan Palsu Ke Polisi
Idhul Adha, SMKN 1 Bojonegoro Potong 5 Ekor Sapi Qurban
Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal
Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat
Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu
Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak
Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP