401 Tenaga Pendukung Pelayanan Kesehatan Dapat SK

- Tim

Selasa, 18 Desember 2018 - 09:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO. Netpitu.com – Sebanyak 401 orang tenaga pendukung pelayanan kesehatan mendapatan SK. Ke 401 orang itu terdiri dari bidan, perawat, Sarjana Kesehatan Masyarakat, analis kesehatan, rekam medis, sanitasi, farmasi, ahli gizi, penjaga malam, sopir ambulance, cleaning service, tenaga administrasi, Senin, (17/12).

Dalam pengarahannya Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah, mengatakan bahwa rangkaian pelayanan kesehatan tidak boleh putus. Karena ini merupakan bagian fital karena menyangkut nyawa seseorang.

Baca Juga :  Menang Mutlak Sutomo Kembali Terpilih Menjadi Kepala Desa Rayung

Karenanya dalam memberikan pelayanan kesehatan harus selalu bersikap ramah dan murah senyum. Tidak meninggalkan pos kerja sebelum rekan kerja datang untuk melakukan ganti shift kerja. Selalu menjaga kebersihan dan melaksanakan hidup sehat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai asisten pelayanan kesehatan adik-adik ini harus sehat terlebih dahulu, melaksanakan hidup sehat, harus bisa memberikan contoh kepada masyarakat jangan membuang sampah sembarangan.

Baca Juga :  Anwar Sholeh : UU No. 34 Tahun 2004, Anggota TNI Aktif Tidak Bisa Menjadi Pj. Kepala Daerah

Keberhasilan Indeks Pembangunan masyarakat memiliki 3 faktor, salah satunya adalah sektor kesehatan. Di sektor kesehatan ini peran adik-adik sangat penting, pemkab menaruh harapan untuk bisa membantu pelaksanaan pelayanan kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Ninik Sumarni, SKM, MMKes menyampaikan bahwa Puskesmas merupakan ujung tombak dalam memberikan pelayanan kesehatan masyarakat. Maka dari itu puskesmas dituntut memberikan pelayanan sesuai standar yang ditetapkan.

Puskesmas di Bojonegoro ini dalam memberikan pelayanan masih kekurangan sumber daya tenaga baik secara kualitas maupun kuantitas. Maka dari itu kita memberdayakan lulusan kesehatan yang banyak di Bojonegoro untuk menjadi tenaga magang.

Baca Juga :  Catatan Kebudayaan : Cover Both Side

Dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi, wawasan dan ketrampilan sebagai tenaga kesehatan. Selain itu juga untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat yang ada di puskemas sesuai tuntutan masyarakat untuk memberikan pelayanan kesehatan 24 jam.

(dan)

Berita Terkait

Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal
Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat
Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu
Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak
Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP
PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS
Menangkan Pemilu 2024 DPC PPP Masivkan Konsolidasi, Sosialisai ke Kader di Tingkat Kecamatan dan Desa
Jum’at Hari Ini Bawaslu Gelar Sidang Pelanggaran Administrasi Pelaporan Anwar Sholeh