Ketika Petani dan Tentara Berburu Tikus

- Team

Jumat, 19 Januari 2018 - 11:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO.Netpitu.com – Tikus sawah merupakan ancaman klasik bagi tanaman padi para petani. Tak tanggung, hama tikus sawah ini mampu meluluh lantakkan areal persawahan padi yang siap panen.

“Pada masa tanam II OKMAR (Oktober Maret) ini para petani harus mewaspadai serangan hama tikus sawah, khususnya di wilayah Desa Margomulyo Kecamatan Balen,” tutur Sukri petugas PPL Margomulyo, Jumat (19/01).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sukri menambahkan, guna mengantisipasi kerusakan yang ditimbulkan tikus sawah ini kami bekerjasama dengan Babinsa Koramil Balen dan sekitar 30 orang petani. ” Dengan melakukan gropyok sawah ini kami berharap dapat mengurangi hama tikus sawah dan juga menjadikan areal sawah padi ini mampu menghasilkan panen padi yang maksimal,” tuturnya.

Baca Juga :  202 Pelanggar Terjaring Operasi Patuh Semeru 2017

Senada dengan petugas PPL, Pelda Imam Babinsa Koramil Balen mengungkapkan, kegiatan gropyok sawah ini akan rutin kami laksanakan sebagai bentuk pendampingan TNI kepada para petani padi dalam menciptakan Ketahanan Pangan.

Baca Juga :  Tingkat Kesembuhan Pasien Covid Bojonegoro Hanya 37 Persen, Jauh Lebih Rendah Dari Prosentase Nasional

“Walaupun dengan peralatan seadanya kami bersama PPL dan para petani padi dapat memaksimalkan hasil tangkapan hama sawah ini. Dengan kerjasama dan komunikasi yang intens semoga dapat menjadikan suntikan semangat bagi para petani dalam meningkatkan kuantitas dan mutu hasil panen padi di wilayah Kecamatan Balen,” pungkasnya.

Nardi, salah satu petani yang mengikuti kegiatan tersebut menambahkan, upaya perang terhadap hama tikus sawah ini merupakan salah satu sarana untuk meningkatkan hasil panen kami.

Baca Juga :  Nenek 83 Tahun Tewas Gantung Diri

“Dengan adanya pendampingan dari Babinsa Koramil Balen dan petugas PPL secara berkelanjutan kami optimis akan mendapatkan hasil panen terbaik tahun ini. Sebagai buktinya dalam gropyok sawah bersama ini kami berhasil menangkap sekitar 40 ekor tikus dengan peralatan seadanya,” tutup Nardi.

(dan)

Berita Terkait

LHP BPK Kab. Bojonegoro Sudah Diserahkan Ke Ketua DPRD Tapi Tak Dibagikan Pada Anggota
16 Lowongan Parades Di Sukosewu, Jangan Lempar Bola Panas Ke Kecamatan
Hoax Kabar Penghentian Hibah BKD Dari KPK
Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik, Kementerian PAN RB Lakukan Rakor Online
Miris, Masih Ada Jalan Poros Desa Berlumpur di Bojonegoro
Wartawan Bojonegoro Unjuk Rasa di Depan Mapolres, Kutuk Aksi Kekerasan Terhadap Jurnalis
PDIP : Pemkab Harus Berikan Solusi Soal Kelambatan Pencairan ADD
Duh, 53 Desa Di Bojonegoro Belum Mengajukan Pencairan ADD., Ada Apa ?

Berita Terkait

Senin, 10 Juni 2024 - 11:47

408 Kades nek Bojonegoro Masa Jabatane Ditambahi 2 Taun

Selasa, 4 Juni 2024 - 20:43

Banyak Masalah, PDIP Minta Pemerintah Batalkan PP No. 21 Tahun 2024 Tentang Tapera

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Jumat, 8 Desember 2023 - 19:29

Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Senin, 4 Desember 2023 - 08:11

Menangkan Pemilu 2024 DPC PPP Masivkan Konsolidasi, Sosialisai ke Kader di Tingkat Kecamatan dan Desa

Jumat, 1 Desember 2023 - 08:54

Jum’at Hari Ini Bawaslu Gelar Sidang Pelanggaran Administrasi Pelaporan Anwar Sholeh

Berita Terbaru

PENDIDIKAN

Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro

Selasa, 11 Jun 2024 - 11:03

POLITIK DAN PEMERINTAHAN

408 Kades nek Bojonegoro Masa Jabatane Ditambahi 2 Taun

Senin, 10 Jun 2024 - 11:47