oleh

Desa Kuniran, Sentra Produksi Minyak Atsiri

BOJONEGORO. Netpitu.com – Petani desa Kuniran kini harapan baru. Mereka tidak lagi mengandalkan pertanian pangan seperti padi atau jagung, sebagai sumber pendapatan. Tetapi ada tanaman lain yang membuat mereka lebih tertarik untuk mengembangkannya, yakni, Kayu putih.

Dimotori Masyudi, Kepala Desa Kuniran dan LMDH ( Lembaga Masyarakat Desa Huran ) warga Kuniran sekarang lagi bersemangat menanam pohon kayu putih. Tak hanya menanam, mereka juga membuat pembibitan tanaman kayu putih sendiri.

Menurut Kades Kuniran Masyhudi bahwa budidaya tanaman minyak kayu putih ini sudah di lakukan beberapa bulan yang lalu oleh LMDH Tunas harapan bersama masyarakat.

Tujuan membudidayakan tanaman minyak kayu putih ini adalah untuk mengembangkan usaha pengolahan daun kayu putih untuk dijadikan minyak Atsiri.

Saat ini sudah hampir 1 juta bibit tanaman minyak kayu putih yang ditanam dan dirawat warga. Ketinggian ukuran bibit kayu putih baru sekitar 30 centi meter dan semuanya dikelola LMDH Tunas harapan bersama masyarakat Desa Kuniran.

Rencananya bibit kayu putih ini akan ditanam di tegalan warga, selain itu bibit tanaman kayu putih juga akan ditanam dil ahan Perhutani.

Menurut Masyhudi dengan adanya pengolahan industri minyak Atsiri ini bisa menyerap tenaga kerja sekitar 30 sampai 40 orang warga Desa Kuniran.

(dan)