Tanggapan Pemkab Tuban Soal Cluster Baru Covid19

- Team

Jumat, 19 Juni 2020 - 21:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UBAN. Netpitu.com – Bupati Tuban H Fathul Huda menegaskan, penambahan klaster penyebaran Covid-19 di Bumi Wali mendapat perhatian serius dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tuban.

Termasuk pengetatan dan pengawasan protokol kesehatan digalakkan, agar wabah virus corona tak meluas.

Penegasan Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Tuban itu disampaikian, sebagai respon dari bertambahnya klaster penyebaran covid-19 di sejumlah pasar tradisional, dan Tempat pelelangan Ikan (TPI) Palang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kebersihan pasar dan TPI akan ditingkatkan dengan intens penyemprotan desinfektan,” kata Bupati Huda disela peresmian Kampung Tangguh Semeru di Desa Montongsekar, Kecamatan Montong, Kamis (18/06/2020).

Bupati Huda mengintruksikan kepada instansi terkait, pemerintah kecamatan dan desa, serta pengelola pasar gencar sosialisasi dan memasang papan pengumuman di setiap pasar tentang protokol kesehatan.

Baca Juga :  Spanduk Dicopot Satpol PP, PCTAI dan Shidiqiyah Minta Penjelasan Bakesbangpol

Baik pedagang maupun pengunjung pasar harus mematuhi anjuran pemerintah untuk jaga jarak aman, menggunakan masker, dan tidak datang ke pasar ketika kondisi tubuh kurang sehat.

Diminta pula, pengelola pasar menambah tempat cuci tangan yang representatif. Termasuk pengaturan akses keluar masuk pasar yang terpantau, agar pengunjung bisa diawasi.

Ia tambahkan, personil TNI-Polri bersama Gugus Tugas Kecamatan dan Desa akan membentuk posko pemantauan Covid-19 di setiap pasar. Desa menjadi garda terdepan penanganan wabah virus hingga tingkat RT, RW, dan pasar.

Terkait penyaluran bantuan sosial, kepala desa dan perangkatnya bersama pemerintah kecamatan dapatnya mendata warga yang belum menerima. Ia menyayangkan masih ada warga Kabupaten Tuban yang belum memperoleh haknya.

Baca Juga :  Kakan Kemenag Bojonegoro Lantik Kepala KUA Kalitidu Dan Margomulyo

“Jika memang menjadi hak warga harus diserahkan,” imbaunya.

Bupati Tuban tidak segan memberhentikan perangkat desa yang tidak amanah, dan menyelewengkan kewenangannya.

Pemkab Tuban akan berkoordinasi dengan Polres Tuban untuk menindak perangkat desa yang menyalahi aturan.

Bupati mengapresiasi atas berdirinya Kampung Tangguh Semeru di desa Montongsekar.

Menurutnya, perlu sinergitas antara warga, ulama, pemerintah, Polisi dan TNI untuk memaksimalkan upaya pencegahan dan memutus penyebaran Covid-19.

Sementara itu, Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono, SIK.,SH., MH., mengatakan, Kampung Tangguh Semeru akan menjadi percontohan bagi desa lainnya di sekitarnya.

Juga menyetimulus warga desa untuk lebih peduli pandemi Covid-19. Berbagai kebijakan yang ditetapkan menjadi wujud komitmen bersama untuk menangani Covid-19 di Bumi Wali.

Kapolres Ruruh menjelaskan, Polda Jawa Timur mengalokasikan anggaran Rp15 miliar untuk Kampung Tangguh Semeru se-Jawa Timur. Masing-masing Kampung Tangguh Semeru dialokasikan dana Rp17,5 juta.

Baca Juga :  Bupati Larang Warga Terjangkit Corona Lakukan Isolasi Mandiri

Ia berpesan, agar relawan Kampung Tangguh Semeru proaktif dan mandiri mendukung pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19. Relawan dan masyarakat harus saling membantu dengan meningkatkan kewaspadaan diri.

Pada kesempatan yang sama itu Dandim 0811/Tuban Letkol Inf Viliala Romadhon menuturkan, Kampung Tangguh Semeru akan memujudkan ketahanan sosial dan gotong royong. Masyarakat mampu saling bahu membahu menyelesaikan masalah sosial maupun kesehatan.

Ia ungkapkan, masyarakat harus beradaptasi dengan perubahan yang ada. Kedisiplinan harus lebih ditingkatkan dari sebelumnya.

“Imunitas terbaik adalah disiplin penerapan protokol kesehatan masyarakat. Taati anjuran yang ada agar terhindar dari bahaya Covid-19,” ujarnya.

(met)

Berita Terkait

Wartawan Bojonegoro Unjuk Rasa di Depan Mapolres, Kutuk Aksi Kekerasan Terhadap Jurnalis
Trend Penularan Covid19 di Bojonegoro Terus Meningkat, Tenaga Kesehatan Disasar
Terapkan PSBB, Bojonegoro Kembali Berlakukan Jam Malam
Kembali ke Zona Merah, Resiko Penularan Covid-19 di Bojonegoro Tinggi
Wabah Covid19 di Bojonegoro Mulai Menggila
Warga Ngampel Tuntut Ganti Rugi dan Kompensasi Bau Busuk Pengeboran Sumur Minyak Pertamina
Hadapi Kemarau, BPBD Bojonegoro Siapkan 1000 Tangki Air Bersih
Belum Ada Tanaman Pengganti, Penebangan Pohon di 5 Titik Jalan Dalam Kota Bojonegoro Dipertanyakan

Berita Terkait

Senin, 10 Juni 2024 - 11:47

408 Kades nek Bojonegoro Masa Jabatane Ditambahi 2 Taun

Senin, 10 Juni 2024 - 10:48

Masa Jabatan 408 Kades di Bojonegoro Diperpanjang 2 Tahun

Selasa, 4 Juni 2024 - 20:43

Banyak Masalah, PDIP Minta Pemerintah Batalkan PP No. 21 Tahun 2024 Tentang Tapera

Senin, 22 April 2024 - 13:11

Sekda Nurul Azizah Sapa Ribuan Warga di Pengajian Ning Umi Laila

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Jumat, 8 Desember 2023 - 19:29

Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Berita Terbaru