oleh

Gubernur Jatim Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng, 2 Liter Rp. 25 Ribu

-BERITA-94 views

BOJONEGORO. Netpitu.com – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melaksanakan kegiatan Operasi Pasar murah minyak goreng dan penyerahan zakat produktif sebagai modal usaha pelaku usaha ultra mikro dan badan usaha milik daerah. Kegiatan Operasi Pasar ini diadakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim dihalaman Bakorwil Bojonegoro, Minggu (20/2/2022).

Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Jatim, Iwan menyampaikan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur sampai saat ini sudah menyerahkan bantuan zakat produktif sebanyak 965 pelaku usaha mikro di seluruh Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Dengan harapan,adanya bantuan ini dapat meningkatkan perekonomian disektor ekonomi kerakyatan.

Baca Juga :  Pencurian Mobil Dinas Bupati, Penuh Kejanggalan dan Keanehan

“Semoga program bantuan ini bermanfaat dan berguna, agar bisa meningkatkan sektor perekonomian di masa pandemi ini,” ujar Iwan.

Sementara itu,Gubernur Jatim,Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan, bantuan zakat produktif bisa bermanfaat dan membawa barokah,guna meringankan beban secara ekonomi.Saat ini,Pemprov Jatim melalui BPR Jatim menyediakan pinjaman modal usaha bagi para pedagang sebesar 10 juta dengan bunga 3 persen selama 1 tahun dan sisanya dapat subsidi dari Pemprov.

“Dengan adanya kerjasama dengan BPR Jatim ini para pelaku usaha mikro tidak terjerat rentenir,” ungkap Khofifah Indar Parawansa.

Baca Juga :  Kades Prangi Akui Tak Pernah Berikan Uang Pada Wartawan

Dikatakan pula oleh Khofifah Indar Parawansa, pelaksanaan Operasi Pasar murah merupakan implementasi dari Menko Bidang Perekonomian terkait permasalahan tingginya harga dan kelangkaan minyak goreng.

“Pemprov Jatim bersama Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim telah mendatangi pabrik minyak goreng yang ada di Jawa Timur. Dari hasil Inspeksi Mendadak (sidak) Forkopimda Jatim tersebut, tidak ada pengurangan produksi minyak goreng,” jelas Khofifah Indar Parawansa.

Dilokasi Operasi Pasar murah,nampak ratusan warga Bojonegoro mengantre dari pagi untuk pengambilan minyak goreng dengan harga per liter Rp 12.500,namun setiap warga bisa mendapatkan 2 liter minyak goreng seharga Rp 25.000 dengan syarat membawa Kartu Identitas Penduduk (KTP). Sementara itu menurut Jasmani 58 thn warga desa Tapelan Kec.Kapas yang ikut antri minyak goreng dari pukul 07.30 wib menuturkan merasa terbantu dengan adanya pasar murah ini khususnya minyak goreng,sebagai rakyat kecil harapannya jangan asal minyak goreng saja, kalau bisa kebutuhan bahan pokok,ucap syukur di ucapkan Jasmani utamanya bantuan dari Propinsi,kalau bisa pemerintah khususnya Bojonegoro ikut peran serta peduli pada warganya,yang saat ini kesulitan akan minyak goreng”.pungkansNya.

Baca Juga :  Ke Luar Negeri Tanpa Izin Gubernur Bupati Bojonegoro Terancam Sanksi Pemberhentian Sementara 3 Bulan

(yon)