Uji Coba Padi Beras Merah di Gayam Tanpa Pupuk Kimia

- Team

Kamis, 20 April 2017 - 07:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Netizensatu.com – Pusat Inkubasi Bisnis (PIB) Bojonegoro dalam waktu dekat akan uji coba budidaya padi merah di Kecamatan Gayam. Uji coba ini menyusul adanya peluang penjualan beras merah yang masih terbuka lebar. Tidak hanya itu, budidaya padi merah juga lebih menguntungkan karena harganya lebih mahal.

Salim manager Jaringan dan Pengembangan Usaha PIB Bojonegoro mengatakan, pengembangan beras merah merupakan bentuk diversifikasi produk pertanian padi. Dalam perspektif bisnis, petani harus mulai diajak untuk menghasilkan produk pertanian padi yang berbeda dari yang selama ini ada. Hal ini untuk memastikan agar petani tidak mengalami kerugian saat panen raya tiba.

Baca Juga :  Kodim 0813 Renovasi 1000 Rumah Tidak Layak Huni

Menurut Salim, peluang pemasaran beras merah saat ini mulai terbuka lebar. Beras merah tidak lagi sekedar untuk pakan ternak. Lebih dari itu, beras merah sudah mulai banyak dikonsumsi masyarakat dengan alasan kesehatan dan kebutuhan akan kandungan nutrisi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hasil uji coba itu nantinya akan kami jual ke Jakarta dalam bentuk kering lumbung. Penjualan ini juga sekaligus sebagai uji coba penjajakan pasar. Jika pasar terbuka, maka kami akan kembangkan untuk masyarakat petani di sekitar kecamatan Gayam,” ujar Salim (20/04/07)

Baca Juga :  Khofifah : Jika Terima Beras Bulog Rusak Tukarkan

Arifin manager Riset dan Training PIB Bojonegoro, menjelaskan bahwa uji coba akan dimulai musim tanam saat ini. Untuk sementara, demplot akan menggunakan lahan seluas 1,5 hektar dengan perlakuan alami atau tidak menggunakan pestisida kimia.

Baca Juga :  Pangdam V Brawijaya Sambangi KODIM 0813 Bojonegoro

Lebih lanjut dikatakan,  uji coba ini untuk menemukan standart operasional prosedur budidaya padi merah yang sesuai dengan kondisi di Kecamatan Gayam.

Menurut Arifin, hasil uji coba tersebut nantinya akan dibakukan sebagai modul pelatihan.

Diharapkan kedepan PIB akan mampu memberikan pelatihan peningkatan kemampuan petani dalam budidaya padi merah.

” Dari hasil uji coba ini dapat diketahui perbandingan keuntungan petani jika dibandingan dengan budidaya padi beras putih,” tambahnya.

(Zin)

Berita Terkait

Kemenag Pending Bimbingan Calon Pengantin, Ada Apa ?
Terjun ke Dunia Politik, Giring ‘Nidji’ Syukuran di Rumahnya
Koramil Bubulan Garap 16 Jamban Keluarga Miskin
Polres Bojonegoro Punya Wakapolres dan Humas Baru
Malam Ini, Final Lomba Cerdas Cermat di Pendopo Kabupaten
Awas.! Terlibat Narkoba PNS dan Anggota DPRD Terancam Pecat
Kapolrespun Sowan Kiai
Hasil UNBK Tingkat MA Merata, Setiap MA Punya Keunggulan Jurusan

Berita Terkait

Senin, 10 Juni 2024 - 11:47

408 Kades nek Bojonegoro Masa Jabatane Ditambahi 2 Taun

Selasa, 4 Juni 2024 - 20:43

Banyak Masalah, PDIP Minta Pemerintah Batalkan PP No. 21 Tahun 2024 Tentang Tapera

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Jumat, 8 Desember 2023 - 19:29

Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Senin, 4 Desember 2023 - 08:11

Menangkan Pemilu 2024 DPC PPP Masivkan Konsolidasi, Sosialisai ke Kader di Tingkat Kecamatan dan Desa

Jumat, 1 Desember 2023 - 08:54

Jum’at Hari Ini Bawaslu Gelar Sidang Pelanggaran Administrasi Pelaporan Anwar Sholeh

Berita Terbaru

PENDIDIKAN

Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro

Selasa, 11 Jun 2024 - 11:03

POLITIK DAN PEMERINTAHAN

408 Kades nek Bojonegoro Masa Jabatane Ditambahi 2 Taun

Senin, 10 Jun 2024 - 11:47