Panpel Pilkades Siwalan Kec. Sugihwaras Tolak Droping Kotak Suara

- Team

Kamis, 20 Juni 2019 - 20:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekcam Sugihwaras, Junaedi,  Panitia Pilkades Siwalan Gunarto, dan Panitia Pilkades Sugihwaras Sufyan.

Sekcam Sugihwaras, Junaedi, Panitia Pilkades Siwalan Gunarto, dan Panitia Pilkades Sugihwaras Sufyan.

BOJONEGORO. Netpitu.com – Panitia Pilkades Desa Siwalan, Kecamatan Sugihwaras, Bojonegoro, menolak droping pembelian kotak suara yang dikirimkan oleh mantan Kasi Pemerintahan Kecamatan Sugihwaras.

Dari 12 Desa yang akan melaksanakan Pilkades pada 26 Juni 2019, hanya satu panitia Pilkades Desa Siwalan yang menolak pengadaan kotak suara yang dilakukan oleh mantan Kasipem Kecamatan Sugihwaras itu.

Menurut sekretaris panitia Pilkades Desa Siwalan, Gunarto, yang dikonfirmasi netpitu.com di kantor Desa Siwalan, penolakan pembelian kotak yang dikirimkan oleh mantan Kasi Pemerintahan Kecamatan Sugihwaras itu karena pihak panitia Desa telah membuat kotak suara sendiri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, pihak panitia Pilkades Desa Siwalan juga merasa tidak pernah memesan kotak-kotak suara tersebut kepada Hariyanto. Kemudian Gunarto pun menunjukkan 6 kotak suara yang dikirimkan oleh Hariyanto, yang sampai sekarang belum diambil kembali oleh Hariyanto.

Baca Juga :  PDIP : Pemkab Harus Berikan Solusi Soal Kelambatan Pencairan ADD

“Kami keberatan kalau disuruh beli kotak yang dikirim pak Har (Hariyanto,red). Karena kami sudah buat sendiri, disamping itu anggaran Pilkades di Desanya tidak mencukupi untuk dibuat beli kotak dari Kasi Pem yang harganya Rp. 300 ribu per kotak,” terang Gunarto.

Kotak suara yang dikirimkan Hariyanto kepada panitia Pilkades Desa Siwala, Kec. Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro.

Menurut Gunarto untuk satu kotak yang dibuat panitia menghabiskan biaya Rp. 150 ribu per kotaknya.

Sementara itu ketua panitia Pilkades Desa Sugihwaras, Sufyan, yang ditemui netpitu.com di kantor Desa Sugihwaras, membenarkan jika untuk memenuhi kebutuhan kotak suara pihaknya mendapat kiriman dari Hariyanto, dengan harga per kotak suara Rp. 300 ribu.

“Memang kesepakatannya begitu. Untuk kotak pengadaannya dipenuhi oleh Hariyanto ( mantan Kasi Pemerintahan Kecamatan Sugihwaras). Sedangkan untuk surat suara dipesankan kepada percetakan yang berada di Jawa tengah ( Rembang, red ),” kara Sufyan.

Baca Juga :  AJI dan USAID Gelar Diskusi Pers Investigasi

Menanggapi pengadaan kotak suara untuk penyelenggaraan Pilkades di 12 Kecamatan Sugihwaras tersebut, Sekretaris Kecamatan Suguhwaras, Junaedi, menerangkan jika pengadaan kotak suara dan suara suara sudah ada MoU antara panitia Pilkades di ke 12 Desa dengan rekanan percetakan dari Jawa tengah.

Hanya saja, jika pengadaan kotak suara tersebut dilakukan oleh Kasi Pemerintahan Kecamatan jelas tidak diperbolehkan. Lantaran saat proses musyawarah dulu status Kasi Pemerintahan Kecamatan adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS).

” Memang Kasi Pemerintahan ( Hariyanto ) mulai kemarin (Selasa, 18/6/2019), telah memasuki masa persiapan pensiun. Tapi belum pensiun karena SK nya belum ada,” jelas Junaedi, di kantor Kecamatan Sugihwaras.

Keterangan Junaedi ini berbeda dengan Camat Sugihwaras, Soni Sumarsono, yang dikonfirmasi melalui Whatsappnya yang mengatakan Hariyanto ( Kasi Pemerintahan ) sudah pensiun dan terima SK pada akhir Mei 2019.

Baca Juga :  THR PNS Kabupaten Tuban Cair Besok

Terkait dengan musyawarah panitia Pilkaades diakui oleh Camat Sugihwaras memang dilakukan di Kecamatan tapi setelah rapat pemantapan persiapan Pilkades, jelas Soni Sumarsono.

“Dalam rapat ada saya, Kapolsek dan Danramil. Rapat membahas masalah persiapan panitia dan pengamanan. Setelah rapat itu selesai panitia berkoordinasi sesama panitia. Nggak tau yang dibahas apa. Mungkin terkait penyampaian visi misi calon , dan Kecataman tidak pernah membahas pengkondisian pembuatan kotak suara, karena itu wewenang panitia masing-masing,” ujar camat Sugihwaras, Soni Sumarsono.

Dilain pihak Hariyanto mantan Kasipem Kecamatan Sugihwaras, yang dikonfirmasi lewat whatsappnya mengatakan bahwa awalnya kotak suara bisa ada pasti ada proses.

“Tidak mungkin kami memaksa,” ucap Hariyanto.

(ono)

Berita Terkait

LHP BPK Kab. Bojonegoro Sudah Diserahkan Ke Ketua DPRD Tapi Tak Dibagikan Pada Anggota
16 Lowongan Parades Di Sukosewu, Jangan Lempar Bola Panas Ke Kecamatan
Hoax Kabar Penghentian Hibah BKD Dari KPK
Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik, Kementerian PAN RB Lakukan Rakor Online
Miris, Masih Ada Jalan Poros Desa Berlumpur di Bojonegoro
PDIP : Pemkab Harus Berikan Solusi Soal Kelambatan Pencairan ADD
Duh, 53 Desa Di Bojonegoro Belum Mengajukan Pencairan ADD., Ada Apa ?
Duh… Belum Terima Gaji Bulan Maret, ASN Dinas Sosial Bingung Cari Talangan

Berita Terkait

Selasa, 18 Juni 2024 - 21:37

Idhul Adha, SMKN 1 Bojonegoro Potong 5 Ekor Sapi Qurban

Selasa, 11 Juni 2024 - 11:03

Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro

Senin, 10 Juni 2024 - 13:16

Diikuti 44 Didu dan PT, SMKN 1 Bojonegoro Mulai 11 – 13 Juni Gelar Job Fair Untuk Umum

Minggu, 12 November 2023 - 16:16

Satu Jiwa Tolak Korupsi, Roadshow PMK ke 66 di Bojonegoro

Rabu, 6 Juli 2022 - 23:21

PPDB SMKN Tuban – Bojonegoro Resmi Ditutup, 1109 Bangku Tak Terisi

Jumat, 27 Mei 2022 - 13:05

Orang Tua Wali Murid Pertanyakan Uang Tabungan dan Uang Kunjungan Industri Yang Belum Dikembalikan

Rabu, 25 Mei 2022 - 12:02

IKA SMP Negeri 2 Bojonegoro Mulai Bangun Mushola di SMPN 2

Selasa, 24 Mei 2022 - 18:00

Pungutan Kepada Siswa Melalui Komite Itu Tidak Dibenarkan

Berita Terbaru

PILKADA 2024

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )

Kamis, 20 Jun 2024 - 12:32