Jelang Akhir Masa Tugas Bupati, LPJ BOS 2017 Dikebut

- Team

Rabu, 21 Februari 2018 - 16:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO. Netpitu.com – Keterlambatan pembuatan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2017 di beberapa sekolah, memang diakui oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro.

Pelaporan penggunaan dana BOS semestinya disetorkan ke Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) setiap tiga bulan sekali, semestinya pelaporan penggunaan dana BOS tahun 2017 terakhir disetorkan tanggal 10 Januari 2018.

Hanafi, Kepala Kantor Disdik Bojonegoro membenarkan adanya keterlambatan pelaporan LPJ penggunaan dana BOS yang semestinya sudah disetorkan ke BKAD, keterlambatan LPJ tersebut terjadi di Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Pihak Disdik Bojonegoro tidak akan memberikan sangsi terhadap sekolah yang terjadi keterlambatan dalam pelopor penggunaan Dana Bos, kepada sekolahan baik tingkat SD dan SMP diberi waktu selama sepuluh hari segera membantu LPJ sehingga bisa disetorkan ke BKAD”, tegas Kepala Kantor Disdik Bojonegoro.

Baca Juga :  Rakorcabsus Partai Gerindra Digelar Tanpa Kehadiran Pak Moel dan Kuswiyanto

Menurut Hanafi, LPJ BOS 2017 harus segera diselesaikan karena LPJ tersebut akan menjadi salah satu bahan pelaporan pertanggung-jawaban bupati sebelum mengakhiri masa tugasnya pada pertengahan Maret nanti.

Dijumpai terpisah, Dwi Sutrisno selaku Pengawas SD yang bertugas di Kantor UPTD Pendidikan Wilayah II mengatakan, pelaporan LPJ Dana BOS sekarang ini ada aturan baru bahwa penggunaan dana BOS dimasukkan ke dalam APBD, selain itu proses pencairan BOS harus menyertakan Surat Pengesahan Permintaan Pendapatan Belanja (SP3B).

Baca Juga :  Terapkan PSBB, Bojonegoro Kembali Berlakukan Jam Malam

Seperti diketahui bersama dana BOS itu diberikan oleh Pemerintah untuk membiayai operasional sekolah, jumlah besaran dana BOS itu berbeda tergantung dari jumlah murid setiap sekolahan. Dana BOS untuk tingkat SD sebesar Rp 800 ribu per murid setiap tahun dan tingkat SMP sebesar Rp 1 juta per murid setiap tahun.

(pur)

Berita Terkait

Idhul Adha, SMKN 1 Bojonegoro Potong 5 Ekor Sapi Qurban
Job Fair SMKN 1 Bojonegoro Sukses Jaring 1.217 Orang Pelamar Kerja
Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro
Diikuti 44 Didu dan PT, SMKN 1 Bojonegoro Mulai 11 – 13 Juni Gelar Job Fair Untuk Umum
Sekda Nurul Azizah Sapa Ribuan Warga di Pengajian Ning Umi Laila
Satu Jiwa Tolak Korupsi, Roadshow PMK ke 66 di Bojonegoro
PPDB SMKN Tuban – Bojonegoro Resmi Ditutup, 1109 Bangku Tak Terisi
Orang Tua Wali Murid Pertanyakan Uang Tabungan dan Uang Kunjungan Industri Yang Belum Dikembalikan

Berita Terkait

Senin, 10 Juni 2024 - 11:47

408 Kades nek Bojonegoro Masa Jabatane Ditambahi 2 Taun

Selasa, 4 Juni 2024 - 20:43

Banyak Masalah, PDIP Minta Pemerintah Batalkan PP No. 21 Tahun 2024 Tentang Tapera

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Jumat, 8 Desember 2023 - 19:29

Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Senin, 4 Desember 2023 - 08:11

Menangkan Pemilu 2024 DPC PPP Masivkan Konsolidasi, Sosialisai ke Kader di Tingkat Kecamatan dan Desa

Jumat, 1 Desember 2023 - 08:54

Jum’at Hari Ini Bawaslu Gelar Sidang Pelanggaran Administrasi Pelaporan Anwar Sholeh

Berita Terbaru

PENDIDIKAN

Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro

Selasa, 11 Jun 2024 - 11:03

POLITIK DAN PEMERINTAHAN

408 Kades nek Bojonegoro Masa Jabatane Ditambahi 2 Taun

Senin, 10 Jun 2024 - 11:47