Polres Bojonegoro Gelar Apel Sispam Kota Pengamanan Pemilu

- Team

Kamis, 21 Maret 2019 - 17:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Apel Sispam Kota Pengamanan Pemilu 2019 yang digelar oleh Polres Bojonegoro dan diikuti oleh 800 personil dari unsur TNI, POLRI, Linmas, Satpol PP, PMK dan beberapa unsur lembaga lainnya.Kamis (21/3/2019).

Apel Sispam Kota Pengamanan Pemilu 2019 yang digelar oleh Polres Bojonegoro dan diikuti oleh 800 personil dari unsur TNI, POLRI, Linmas, Satpol PP, PMK dan beberapa unsur lembaga lainnya.Kamis (21/3/2019).

BOJONEGORO.Netpitu.com – Praktik Pemilu serentak 2019 akan berlangsung tidak mudah, penuh tantangan, dan berpotensi mengalami banyak persoalan.

Diantaranya,adanya praktik Pemilu yang sama sekali berbeda dengan sebelumnya -baik dari segi teknis pelaksanaan, situasi politik, kondisi sosial masyarakat, dan pola-pola kampanye-yang akan menghasilkan potensi kerawanan pada variasi dan tingkatan yang berbeda pula..

Karena Pemilu 2019 merupakan pemilu serentak pertama di Indonesia, di mana pemilih akan melakukan pencoblosan surat suara Secara bersamaan baik untuk Presiden/Wakil Presiden, maupun DPR RI/DPD RI, dan DPRD Provinsi/Kab/Kota.

Hal tersebut dikatakan Bupati Bojonegoro, Hj. Anna Juawanah, saat membuka Apel Sispam Kota Pengamanan Pemilu 2019 yang digelar oleh Polres Bojonegoro dan diikuti oleh 800 personil dari unsur TNI, POLRI, Linmas, Satpol PP, PMK dan beberapa unsur lembaga lainnya.

Baca Juga :  Prosentase Bertambah, Jokowi Maruf Amin Semakin Kokohkan Kemenangan

Apel ini bertujuan menyatukan sinergitas persiapan dari seluruh elemen pengaman Pemilu agar nantinya pemilu 2019 dapat berjalan lancar, aman dan damai

Menurut Bupati berbagai potensi kerawanan tersebut, dapat terjadi dalam setiap tahapan pemilu berupa pelanggaran tindak pidana pemilu, termasuk tindak pidana umum, yang harus dapat di kelola dan ditangani.

Oleh karena itu, dalam rangka menjamin stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat selama berlangsungnya pemilu 2019, kegiatan simulasi pengamanan seperti ini memang sangat diperlukan.

Baca Juga :  Kawal Pemerintahan Anna - Wawan, PDIP Dorong Realisasi Janji Kampanye Saat Pilkada

Kegiatan seperti ini diharapkan mampu mewujudkan terciptanya situasi kemanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif, agar dapat memberikan rasa aman kepada para penyelenggara dan peserta pemilu, serta menjamin masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan jernih sesuai hati nuraninya.

(dan)

Berita Terkait

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )
408 Kades nek Bojonegoro Masa Jabatane Ditambahi 2 Taun
Masa Jabatan 408 Kades di Bojonegoro Diperpanjang 2 Tahun
Banyak Masalah, PDIP Minta Pemerintah Batalkan PP No. 21 Tahun 2024 Tentang Tapera
Sekda Nurul Azizah Sapa Ribuan Warga di Pengajian Ning Umi Laila
Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak
Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP
Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat