Disparbudpora Tuban Sosialisasikan Adaptasi Kebiasaan Baru

- Team

Selasa, 21 Juli 2020 - 22:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TUBAN. Netpitu.com – Setelah Bupati Tuban H Fathul Huda menerbitkan Suran Edaran Bupati Tuban perihal Adaptasi Kebiasaan Baru pada Usaha Bidang Pariwisata, Penyelenggara Kesenian dan Pelaksanaan Kegiatan Hajatan.

Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) setempat langsung mengambil langkah cepat menyosialisasikan Surat Edaran kepada seluruh stakeholder. Salah satunya kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tingkat kecamatan se-kabupaten Tuban, Selasa, (21/07/2020) di Pendopo Krido Manunggal Tuban.
Dalam sosialisasi tersebut, Drs. Sulistiyadi, MM., Kepala Disparbudpora Tuban, mengungkapkan kegiatan yang dilakukan tersebut untuk memberikan penjelasan teknis penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) pada sektor pariwisata, kesenian maupun pelaksanaan hajatan. Sekaligus mengakomodir aspirasi dari pelaku usaha dan Gugus Tugas Kecamatan.

Lebih lanjut, Gugus Tugas Kecamatan memegang peranan yang cukup signifikan pada penerapan AKB, karena kebijakan maupun upaya penertiban menjadi kewenangan mutlak Gugus Tugas Kecamatan.

“Karena Mengingat Gugus Tugas Kecamatan lebih mengetahui detail kondisi wilayahnya,” ungkapnya ke netpitu.com.

Sulistiyadi menegaskan, Gugus Tugas Kecamatan dan Desa berhak memberikan ijin pelaksanaan hajatan warga. Hal ini dimaksudkan agar pelaksanaan hajatan tetap menerapkan protokol kesehatan, diantaranya penggunaan masker dan menjaga jarak aman (physical distancing) . Jika terjadi pelanggaran, penertiban akan dilakukan Gugus Tugas Kecamatan.

“Sanksi yang diberikan berupa sanksi moral dan masyarakat. Gugus Tugas juga berhak untuk menutup kegiatan tersebut jika terjadi pelanggaran,” jelasnya.

Mantan Kabang Humas Pemkab Tuban ini juga mengatakan masa percobaan penerapan AKB dimulai sejak 25 Juli dan dilakukan selama 14 hari. Selanjutnya, akan dilakukan evaluasi dan dilaporkan ke Gugus Tugas Kabupaten Tuban agar dilakukan penyempurnaan. Pembukaan atau operasional objek wisata secara menyeluruh juga menunggu hasil evaluasi.

Sementara itu, H. Mirza Ali Manshur, ST.,MM Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Tuban, menyambut baik rencana Pemkab Tuban untuk melakukan percobaan penerapan AKB di sector pariwisata, kesenian, dan pelaksanaan hajatan. Kebijakan ini menjadi wujud perhatian bagi pelaku usaha yang bergerak sector pariwisata, kesenian, dan pelaksanaan hajatan.

Baca Juga :  MIN Bojonegoro Belum Bagikan Ijazah Siswa Lulus

“Surat Edaran juga menjadi regulasi bagi pelaku usaha untuk berkegiatan dengan mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya.

Masa percobaan penerapan AKB ini menjadi momentum bagi pelaku usaha untuk menjawab kepercayaan yang diberikan Pemkab Tuban. Kepercayaan tersebut dapatnya dijawab dengan bertanggung jawab yaitu berkegiatan ekonomi yang menerapkan protokol kesehatan.

Pada masa pandemi Covid-19, lanjut Mirza, sector perhotelan dan restoran mengalami perununan drastis. Khususnya di bidang perhotelan yang berimbas penutupan usaha sementara waktu. Sektor perhotelan juga harus menanggung kerugian karena tetap harus membayar biaya perawatan.

“Pada masa penerapan New Normal beberapa waktu lalu terjadi sedikit peningkatan meski tidak sampai 10 persen,” jelasnya.

Baca Juga :  Takut Diarbitrase, Dinas PU Tak Berani Putus Kontrak Jembatan Trucuk

Mirza yang juga Ketua Umum Komite Olahraga Nasional (Koni) Kabupaten Tuban ini berharap masa percobaan penerapan AKB berjalan sesuai prosedur sehingga pelaku usaha wisata dapat beroperasi kembali. Dengan demikian, dapat menyerap kembali tenaga kerja serta menggerakkan roda perekomomian di Kabupaten Tuban.

Sebelumnya, Disparbudpora Kabupaten Tuban menggelar pertemuan dengan pimpinan pelaku usaha bidang pariwisata, penyelenggaraan kesenian dan pelaksanaan hajatan di Kabupaten Tuban, Senin (20/07/2020) lalu di aula pertemuan dinas setempat.

Untuk diketahui, pada 20 Juli lalu, Pemkab Tuban telah menerbitkan Surat Edaran Bupati Tuban tentang Tatanan Kenormalan Baru (Adaptasi Kebiasaan Baru) pada Usaha Bidang Pariwisata, Penyelenggaraan Kesenian dan Pelaksanaan Kegiatan Hajatan di Kabupaten Tuban.

Didalamnya termuat petunjuk teknis Standar Opersional Prosedur (SOP) Protokol Kesehatan Usaha Bidang Pariwisata, Penyelenggaraan Kesenian, maupun Pelaksanaan Kegiatan Hajatan.

(met)

Berita Terkait

Wartawan Bojonegoro Unjuk Rasa di Depan Mapolres, Kutuk Aksi Kekerasan Terhadap Jurnalis
Trend Penularan Covid19 di Bojonegoro Terus Meningkat, Tenaga Kesehatan Disasar
Terapkan PSBB, Bojonegoro Kembali Berlakukan Jam Malam
Kembali ke Zona Merah, Resiko Penularan Covid-19 di Bojonegoro Tinggi
Wabah Covid19 di Bojonegoro Mulai Menggila
Warga Ngampel Tuntut Ganti Rugi dan Kompensasi Bau Busuk Pengeboran Sumur Minyak Pertamina
Hadapi Kemarau, BPBD Bojonegoro Siapkan 1000 Tangki Air Bersih
Belum Ada Tanaman Pengganti, Penebangan Pohon di 5 Titik Jalan Dalam Kota Bojonegoro Dipertanyakan

Berita Terkait

Kamis, 18 Juli 2024 - 18:57

Polres Tuban Bakal Panggil Anna Mu’awanah Terkait Dugaan Laporan Palsu Ke Polisi

Kamis, 13 Juni 2024 - 02:53

Job Fair SMKN 1 Bojonegoro Sukses Jaring 1.217 Orang Pelamar Kerja

Selasa, 11 Juni 2024 - 11:03

Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro

Senin, 10 Juni 2024 - 13:16

Diikuti 44 Didu dan PT, SMKN 1 Bojonegoro Mulai 11 – 13 Juni Gelar Job Fair Untuk Umum

Selasa, 26 Maret 2024 - 11:09

Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal

Sabtu, 23 Maret 2024 - 14:00

Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat

Sabtu, 9 Maret 2024 - 21:31

Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Berita Terbaru

PILKADA 2024

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )

Kamis, 20 Jun 2024 - 12:32