Orang Tua Siswa SD Yang Dimerger Minta DPRD Segera Selesaikan Persoalan Ini

- Team

Jumat, 21 Juli 2023 - 13:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO. Netpitu. com – Merger 2 sekolah dasar di kecamatan Sumberejo, Bojonegoro mengakibatkan puluhan anak SD terlantar dan belajar di lorong tanpa ada guru yang mendampingi.

Koordinator orang tua siswa dari SD Negeri Sumberrejo lll, Yulin Ariesandi,  meminta DPRD Bojonegoro segera bisa menyelesaikan persoalan yang tengah menimpa siswa SD lll Sumberejo dalam kegiatan belajar di sekolah.

“Kami para orang tua wali murid dari SD Sumberrejo lll meminta kepada Bapak DPRD untuk segera menyelesaikan masalah ini agar anak-anak bisa belajar kembali di sekolah seperti sebelumnya, ” ujar Yuli Ariesandi, Jumat (21/07/2023).

Hal yang sama diungkapkan oleh Finda, koordinator SD Negeri Megale l yang menyatakan, merger yang terjadi di SD ini tidak ada sosialisasi, tidak ada musyawarah terhadap para orang tua wali murid terlebih dahulu.

“Kami para orang tua wali murid merasa keberatan, kenapa karena banyak yang tidak punya motor, ada yang tidak bisa naik motor, ada yang tidak punya orang tua, banyak yang tidak mampu dan juga jaraknya sangat jauh sekali, tambahnya.

Di lokasi yang sama APPA (Aliansi Peduli Perempuan Dan Anak) Kabupaten Bojonegoro Nafidatul Hima menjelaskan, anak-anak juga berhak mendapatkan Pendidikan dan Pengajaran, Identitas, Pelayanan kesehatan; Kewarganegaraan, Bantuan Hukum dan bantuan lainnya apabila menjadi korban atau perilaku tindak pidana.

Baca Juga :  Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Menolak Pindah Ke Dalam Area Pasar

“Anak juga berhak mendapatkan perlindungan dari Perlakuan Diskriminasi, Eksploitasi Ekonomi maupun Seksual, Penyalah gunaan dalam Kegiatan Politik, Penelantaran, Ketidakadilan, dan hak lainnya yang harus dipenuhi baik oleh lembaga sosial masyarakat maupun negara,”tambah Hima.

Lebih jelas ungkap Hima, seperti apa yang tertulis di Undang-undang (UU) Nomor 32 tahun 2014 tentang perubahan UU No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Ada setidaknya 32 hak anak yang harus dipenuhi. Diantaranya, hak untuk hidup, tumbuh dan berkembang; hak untuk bermain; hak untuk berkreasi, memanfaatkan waktu luang.

Pada rencana merger atau penggabungan dua lembaga pendidikan yang terjadi di wilayah Kabupaten Bojonegoro, khususnya di SDN 1-2 Megale atau SDN 2-3 Sumberejo telah terjadi penolakan. Baik orang tua murid maupun siswa-siswi menolak terjadinya penggabungan tersebut, tambahnya.

Baca Juga :  Perhutani KPH Parengan Gelontorkan Dana PMUK Rp. 220 Juta

“Saya disini mau mendampingi karena ada hak anak yang ditelantarkan. Dikatakan juga bahwa Sejak tahun ajaran baru, siswa lembaga sekolah tersebut tidak dapat melakukan proses kegiatan belajar mengajar selayaknya. Dengan alasan ruang kelas dikunci untuk pemangku jabatan. Akhirnya, siswa harus belajar di teras atau halaman sekolah.

“Disini ada hak anak yang tidak dipenuhi takutnya ini berimbas kepisikis anak.” Pungkasnya.

(Put)

Berita Terkait

Idhul Adha, SMKN 1 Bojonegoro Potong 5 Ekor Sapi Qurban
Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal
Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat
Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu
Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak
Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP
PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS
Menangkan Pemilu 2024 DPC PPP Masivkan Konsolidasi, Sosialisai ke Kader di Tingkat Kecamatan dan Desa

Berita Terkait

Kamis, 20 Juni 2024 - 12:32

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )

Senin, 10 Juni 2024 - 10:48

Masa Jabatan 408 Kades di Bojonegoro Diperpanjang 2 Tahun

Selasa, 4 Juni 2024 - 20:43

Banyak Masalah, PDIP Minta Pemerintah Batalkan PP No. 21 Tahun 2024 Tentang Tapera

Senin, 22 April 2024 - 13:11

Sekda Nurul Azizah Sapa Ribuan Warga di Pengajian Ning Umi Laila

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Jumat, 8 Desember 2023 - 19:29

Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Berita Terbaru

PILKADA 2024

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )

Kamis, 20 Jun 2024 - 12:32

PENDIDIKAN

Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro

Selasa, 11 Jun 2024 - 11:03