oleh

Ajukan Kasasi Kuasa Hukum Minta Shodikin Dibebaskan

-BERITA-307 views

BOJONEGORO. Netpitu.com – Kuasa hukum terdakwa dugaan pemotongan dana Bantuan Operasional Pendidikan ( BOP ) TPQ 2020, mengajukan memori kasasi ke Mahkamah Agung melalui PN Tipikor, Surabaya.

Tim Kuasa hukum Shodikin, menyakini bahwa terdakwa Shodikin tidak bersalah dan melakukan korupsi seperti dakwaan jaksa penuntut umum Kejaksaan Bojonegoro.

Dikatakan Pinto, salah satu kuasa hukum Shodikin, Sebelumnya Pengadilan Tinggi telah memutuskan Shodikin tidak terbukti secara sah dan membebaskan terdakwa Shodikin dalam perkara korupsi pemotongan BOP sebagaimana dakwaan primair jaksa.

Baca Juga :  Atlet Santri Bojonegoro Raih Medali Emas Lomba Lari Pekan Olah Raga Santri Nasional

” Dalam banding, Pengadilan Tinggi Surabaya 5 Juli 2023 lalu menjatuhkan putusan lebih ringan terhadap Shodikin, terpidana kasus korupsi pemotongan dana BOP Kemenag,” terang Pinto, kepada netpitu.com, Minggu, 21/08/2022.

Dalam putusannya, lanjut Pinto, majelis hakim tindak pidana korupsi pengadilan tinggi menyatakan bahwa Shodikin tidak terbukti melakukan korupsi sebagaimana dakwaan primair jaksa penuntut umum dan membebaskan Shodikin dari dakwaan primair. Namun Shodikin terbukti secara sah dan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana didakwakan dalam dakwaan subsidair.

Baca Juga :  Kejar Keterlambatan, Pekerjaan Proyek Rigid Stren - Bandungrejo Dikebut

Dalam pengadilan banding Shodikin juga dijatuhi hukuman denda yang lebih ringan dari putusan Pengadilan negeri Tipikor Surabaya, yang menjatuhkan vonis denda kepada Shodikin Rp. 250 juta.

“Di pengadilan banding Shodikin hanya dijatuhi hukuman denda Rp. 50 juta,” tambah Pinto.

Selain itu pidana denda pengganti apabila tidak dibayar yang sebelumnya diputuskan 3 bulan, dalam putusan pengadilan tinggi Surabaya tersebut diturunkan menjadi hanya 1 bulan penjara.

Dengan diajukannya Kasasi ini, tim kuasa hukum Shodikin memohon Mahkamah Agung Republik Indonesia c.q. Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini, memberikan putusan adil dan membebaskan Shodikin dari segala tuntutan jaksa dan membatalkan putusan Pengadilan Tinggi Surabaya Nomor : 29/PID.SUS-TPK/2022/PT SBY tanggal 5 Juli 2022 yang dimohonkan Kasasi tersebut.

Baca Juga :  Harga Bahan Pangan Merambat Naik Pedagang Pun Mulai Resah

” Apabila Majelis Hakim terdapat keragu-raguan dalam memutus perkara ini, maka berdasarkan azas in du beo pro reo, maka yang harus diambil keputusannya adalah yang menguntungkan bagi diri terdakwa,” kata Pinto lebih lanjut.

(ro)