oleh

Wamenag Tinjau Langsung Pembangunan Asrama di MAN 1 Bojonegoro

-BERITA-40 views

BOJONEGORO. Netpitu.com – Wakil Menteri Agama RI melakukan kunjungan kerja di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bojonegoro, Kunjungan kerja Wakil Menteri Agama Agama RI pada Senin tanggal 20 September 2021 dalam rangka meninjau rencana pengembangan dan pembangunan madrasah yaitu pembangunan asrama putri melalui pemanfaatan surat berharga syariah negara (SBSN).

“Zainut Tauhid Sa’adi selaku Wakil Menteri Agama dalam kunjungan kerja kali ini ingin meninjau langsung lokasi rencana pembangunan asrama putri”, ujar Kepala MAN 1 Bojonegoro, Saifuddin Yulianto.

Baca Juga :  Wabup Budi Irawanto " Saya Menuntut Keadilan Apa Yang Dilakukan Bupati Terhadap Saya "

Kepala MAN 1 Bojonegoro menyampaikan, pembangunan asrama putri dapat meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan madrasah sehingga dapat bersaing dengan madrasah dan sekolah lainnya.

Dikatakan pula bahwa MAN 1 Bojonegoro merupakan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK), MAN 1 Bojonegoro sekarang ini mempunyai Perpustakaan Digital dan pelayanan sekolah kami memakai Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

“Tahun ini 6 siswa kami diterima studi di China”, ungkap Kepala MAN 1 Bojonegoro kepada Netpitu.com.

Sementara itu, Munir selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Bojonegoro mengatakan, arahan dan pembinaan dari Wakil Menteri Agama dapat memacu semangat kinerja pada guru madrasah. Selain itu bantuan dana sangat mensuport peningkatan mutu dan kualitas pendidikan madrasah.

Baca Juga :  Sekolah Dilarang Lakukan Pungutan Uang PIP

“MAN 1 Bojonegoro adalah sekolah yang terbaik dari lima Madrasah Aliyah Negeri yang ada di Bojonegoro”, terang Kepala Kantor Kementerian Agama Bojonegoro.

Sementara itu, Wakil Menteri Agama RI sangat mengapresiasi prestasi MAN 1 Bojonegoro yang luar biasa yang memiliki prestasi dan kualitas sesuai harapan dari orang tua yang menyekolahkan anaknya di madrasah.

Baca Juga :  Wong Bojonegoro Deklarasi Dukung Airlangga Hartarto Presiden 2024

“Semakin tinggi antusias masyarakat menyekolahkan anaknya di madrasah, ini menunjukan madrasah dapat disetarakan dengan sekolah umum”, jelas Wakil Menteri Agama RI.

Wakil Menteri Agama RI berharap, di masa Pandemi Covid-19 ini sangat penting dalam penerapan protokol kesehatan, apalagi sekarang ini sudah mulai dilakukan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di Madrasah. Setiap Madrasah wajib memberikan edukasi terkait 3 T dan 3 M.

(pur)