oleh

Sebanyak 462 Warga Kejar Paket di Bojonegoro Menerima PIP

BOJONEGORO. Netpitu.com – Program Indonesia Pintar (PIP) yang dikeluarkan oleh Presiden Jokowi untuk membantu masyarakat Indonesia dalam bidang pendidikan di tahun 2017 ini tidak hanya untuk sekolah formal saja.

Program Indonesia Pintar (PIP) tahun ini juga diberikan kepada lembaga pendidikan non formal. Untuk lembaga pendidikan non formal yang mendapat PIP adalah warga belajar yang masih usia sekolah. Sedangkan untuk warga belajar yang usianya diatas usia anak sekolah tidak mendapat PIP.

“Penerima PIP di sekolah non formal totalnya sebanyak 462 peserta, mulai dari sekolah paket kesetaraan A, B dan C,” tutur Wahyu Hidayat, selaku Kasi Kesetaraan Bidang PAUD dan Dikmas, Dinas Pendidikan Daerah Bojonegoro.

Dijelaskan oleh Kasi Kesetaraan untuk penerima PIP sekolah non formal ini seperti halnya penerima PIP sekolah formal, yakni siswa yang berusia antara 6 hingga 21 tahun. Untuk data awal yang diusulkan berdasarkan Format Sekolah Usulan (FUS) 2016 sebanyak 530 peserta.

“Ini pertama kalinya peserta Paket Kesetaraan di Bojonegoro menerima PIP, padahal sudah beberapa kali pihaknya mengajukan, namun baru tahun 2017 ini bisa diterima peserta sekolah non formal,” ungkapnya.

Pujiono (19/11) Ketua PKBM Maju Jaya Kecamatan Purwosari mengatakan, untuk warga belajar di PKBM Maju Jaya yang mendapatkan PIP sebanyak 23 warga belajar yang terbagi untuk Paket B sebanyak 13 warga belajar dan untuk Paket C sebanyak 10 warga belajar.

“Untuk Paket B mendapat sebesar Rp 750 ribu dan Paket C sebesar Rp 1 juta, pencairan melalui Bank BRI dan langsung diberikan kepada penerima PIP”, jelas Ketua PKBM Maju Jaya.

(pur)