Generasi Muda Harus Melek Politik

- Team

Rabu, 22 Maret 2017 - 14:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Netizensatu.com — Generasi muda harus melek politik meski tak berkecimpung dalam hal berbau politik. Namun, setidaknya mengetahui sedikit atau sekilas tentang politik.

“Kita punya tanggungjawab bahwa negara ini adalah amanah oleh Allah, jadi kita harus mengingatkan dan berani menyampaikan ketika ada sesuatu yang keluar dari aturan. Kita tak boleh buta politik, sehingga kita bisa berkiprah dalam panggung politik. Meski tak aktif namun tahu tentang politik,” papar Bupati Bojonegoro, Suyoto.

Hal ini disampaikan Kang Yoto (sebutan sehari-harinya) dihadapan peserta pendidikan politik bagi generasi muda. Di Pendopo Kecamatan Baureno, Rabu (22/3), dengan nara sumber dari LSM Graha Semesta Jogjakarta. Plus, Ketua Karang Taruna Bojonegoro, Donny Setiawan, yang juga anggota DPRD serta Kepala Satuan Politik dan Kesatuan Bangsa.

Bupati menceritakan tentang kemiskinan dari masa ke masa di Bojonegoro,khususnya di wilayah Kanor dan Baureno. Yang mana di zaman Belanda dahulu ada aturan bahwa hutan harus dikuasai negara.

Baca Juga :  Cegah Bentrok Tambang Pasir 2 Kapolsek Lakukan Koordinasi

Kondisi kemiskininan tersebut, perlahan-lahan dapat dirubah. Dicontohkan orang pintar yang mampu membuat masakan, akhirnya bisa mendirikan warung makan.

“Apapun.keahlian kita, selama ada usaha dan berkarya, maka akan meraih keberhasilan,” ujarnya.

Demikian pula dalam penganggaran pemerintah prioritaskan pembangunan yang ada kaitannya dengan pertumbuhan ekonomi, pendidikan dan kesehatan. Pemerintah harus menempatkan pada skala prioritas sesuai dengan kebutuhan rakyat.

Bupati sangat berharap agar generasi muda memahami politik,karena politik itu adalah pilihan. Generasi muda harus berani mengusulkan dan berpendapat untuk.kemajuan wilayahnya.

Baca Juga :  Kawal NKRI, PMII Lakukan Pelatihan Kader

“Mulailah aktif di politik tingkat desa, yakni dengan mulai aktif dan turut serta mencermati dan memperhatikan politik desa, yang salah satunya adalah penggunaan ADD,” katanya

Keifiatan serupa juga dilangsungkan di Kecamatan Dander, Kecamatan Baureno dan di Kecamatan Purwosari. Seluruh peserta adalah perwakilan karang taruna di masing masing desa, selain itu organisasi kepemudaan dan organisasi kemasyarakatan serta pelajar.

(Red/Dan/Tam).

Berita Terkait

Kemenag Pending Bimbingan Calon Pengantin, Ada Apa ?
Terjun ke Dunia Politik, Giring ‘Nidji’ Syukuran di Rumahnya
Koramil Bubulan Garap 16 Jamban Keluarga Miskin
Polres Bojonegoro Punya Wakapolres dan Humas Baru
Malam Ini, Final Lomba Cerdas Cermat di Pendopo Kabupaten
Awas.! Terlibat Narkoba PNS dan Anggota DPRD Terancam Pecat
Kapolrespun Sowan Kiai
Hasil UNBK Tingkat MA Merata, Setiap MA Punya Keunggulan Jurusan

Berita Terkait

Senin, 10 Juni 2024 - 11:47

408 Kades nek Bojonegoro Masa Jabatane Ditambahi 2 Taun

Senin, 10 Juni 2024 - 10:48

Masa Jabatan 408 Kades di Bojonegoro Diperpanjang 2 Tahun

Selasa, 4 Juni 2024 - 20:43

Banyak Masalah, PDIP Minta Pemerintah Batalkan PP No. 21 Tahun 2024 Tentang Tapera

Senin, 22 April 2024 - 13:11

Sekda Nurul Azizah Sapa Ribuan Warga di Pengajian Ning Umi Laila

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Jumat, 8 Desember 2023 - 19:29

Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Berita Terbaru