oleh

Generasi Muda Harus Melek Politik

Netizensatu.com — Generasi muda harus melek politik meski tak berkecimpung dalam hal berbau politik. Namun, setidaknya mengetahui sedikit atau sekilas tentang politik.

“Kita punya tanggungjawab bahwa negara ini adalah amanah oleh Allah, jadi kita harus mengingatkan dan berani menyampaikan ketika ada sesuatu yang keluar dari aturan. Kita tak boleh buta politik, sehingga kita bisa berkiprah dalam panggung politik. Meski tak aktif namun tahu tentang politik,” papar Bupati Bojonegoro, Suyoto.

Hal ini disampaikan Kang Yoto (sebutan sehari-harinya) dihadapan peserta pendidikan politik bagi generasi muda. Di Pendopo Kecamatan Baureno, Rabu (22/3), dengan nara sumber dari LSM Graha Semesta Jogjakarta. Plus, Ketua Karang Taruna Bojonegoro, Donny Setiawan, yang juga anggota DPRD serta Kepala Satuan Politik dan Kesatuan Bangsa.

Bupati menceritakan tentang kemiskinan dari masa ke masa di Bojonegoro,khususnya di wilayah Kanor dan Baureno. Yang mana di zaman Belanda dahulu ada aturan bahwa hutan harus dikuasai negara.

Kondisi kemiskininan tersebut, perlahan-lahan dapat dirubah. Dicontohkan orang pintar yang mampu membuat masakan, akhirnya bisa mendirikan warung makan.

“Apapun.keahlian kita, selama ada usaha dan berkarya, maka akan meraih keberhasilan,” ujarnya.

Demikian pula dalam penganggaran pemerintah prioritaskan pembangunan yang ada kaitannya dengan pertumbuhan ekonomi, pendidikan dan kesehatan. Pemerintah harus menempatkan pada skala prioritas sesuai dengan kebutuhan rakyat.

Bupati sangat berharap agar generasi muda memahami politik,karena politik itu adalah pilihan. Generasi muda harus berani mengusulkan dan berpendapat untuk.kemajuan wilayahnya.

“Mulailah aktif di politik tingkat desa, yakni dengan mulai aktif dan turut serta mencermati dan memperhatikan politik desa, yang salah satunya adalah penggunaan ADD,” katanya

Keifiatan serupa juga dilangsungkan di Kecamatan Dander, Kecamatan Baureno dan di Kecamatan Purwosari. Seluruh peserta adalah perwakilan karang taruna di masing masing desa, selain itu organisasi kepemudaan dan organisasi kemasyarakatan serta pelajar.

(Red/Dan/Tam).