oleh

Khofifah : Jika Terima Beras Bulog Rusak Tukarkan

Netizensatu.com  — Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menjamin sudah adanya peningkatan kualitas beras sejahtera atau rastra (Rastra), yang ada di gudang-gudang Bulog saat ini.

“Kalau sampai ada yang menerima beras sejahtera (Rastra) berkualitas jelek, langsung saja tukar ke gudang Bulog dalam tempo waktu 1×24 jam,” tegas Khofifah saat kunjungan kerja ke Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, pekan lalu.

Sebagaimana dikutip dari Liputan6.com, garansi beras ini disampaikan pula atas jaminan dirut Bulog.

Dalam keterangan tertulis dari Biro Humas Kemensos, Jumat (3/2/2017), Khofifah mengungkapberas berkualitas baik yaitu tidak berbau apek, tidak berwarna kuning, tidak berkutu, tidak berbatu atau juga tidak berjamur, dan tidak pecah-pecah.

Khofifah juga menyatakan, saat ini pemerintah melakukan konversi subsidi pangan menjadi bantuan pangan. Dengan bantuan pangan, penerima manfaat tidak perlu mengeluarkan uang untuk memperoleh kebutuhan pokok.

Sementara, Dirjen Pemberdayaan Sosial, Hartono Laras, mengatakan untuk bantuan pangan nontunai berada dalam koordinasi Bank Himbara (Himpunan Bank-Bank Negara), sementara subsidi rastra tetap dalam pengawasan Tim Koordinasi Rastra.

Kedua program ini memiliki perbedaan. Pada Program Subsidi Rastra, penerima manfaat harus membayar uang tebus Rp 1.600 per kilogram dan setiap bulan mendapatkan 15 kg beras.

Sementara, untuk Bantuan Pangan Nontunai, keluarga penerima manfaat dibantu subsidi setiap bulan sebesar Rp 110 ribu yang harus dibelanjakan dalam bentuk beras atau pangan lainnya.

Saat ini, sebanyak 1,4 juta KPM telah menerima bantuan pangan. Sementara, ada 14, 3 juta KPM menerima subsidi rastra. Bantuan pangan telah dilaksanakan di 45 kota dan 6 kabupaten. Direncanakan, pada akhir tahun ini akan diperluas menjadi 98 kota dan 200 kabupaten.

(Red/Tam)