Khofifah : Jika Terima Beras Bulog Rusak Tukarkan

- Team

Rabu, 22 Maret 2017 - 04:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Netizensatu.com  — Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menjamin sudah adanya peningkatan kualitas beras sejahtera atau rastra (Rastra), yang ada di gudang-gudang Bulog saat ini.

“Kalau sampai ada yang menerima beras sejahtera (Rastra) berkualitas jelek, langsung saja tukar ke gudang Bulog dalam tempo waktu 1×24 jam,” tegas Khofifah saat kunjungan kerja ke Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, pekan lalu.

Sebagaimana dikutip dari Liputan6.com, garansi beras ini disampaikan pula atas jaminan dirut Bulog.

Dalam keterangan tertulis dari Biro Humas Kemensos, Jumat (3/2/2017), Khofifah mengungkapberas berkualitas baik yaitu tidak berbau apek, tidak berwarna kuning, tidak berkutu, tidak berbatu atau juga tidak berjamur, dan tidak pecah-pecah.

Khofifah juga menyatakan, saat ini pemerintah melakukan konversi subsidi pangan menjadi bantuan pangan. Dengan bantuan pangan, penerima manfaat tidak perlu mengeluarkan uang untuk memperoleh kebutuhan pokok.

Baca Juga :  Jokowi Tegaskan Tak Ada Reshuffle Kabinet

Sementara, Dirjen Pemberdayaan Sosial, Hartono Laras, mengatakan untuk bantuan pangan nontunai berada dalam koordinasi Bank Himbara (Himpunan Bank-Bank Negara), sementara subsidi rastra tetap dalam pengawasan Tim Koordinasi Rastra.

Kedua program ini memiliki perbedaan. Pada Program Subsidi Rastra, penerima manfaat harus membayar uang tebus Rp 1.600 per kilogram dan setiap bulan mendapatkan 15 kg beras.

Sementara, untuk Bantuan Pangan Nontunai, keluarga penerima manfaat dibantu subsidi setiap bulan sebesar Rp 110 ribu yang harus dibelanjakan dalam bentuk beras atau pangan lainnya.

Baca Juga :  Ke Malo Pangdam Brawijaya Tak Cuma Melihat Kondisi Tambang Minyak Sumur Tua

Saat ini, sebanyak 1,4 juta KPM telah menerima bantuan pangan. Sementara, ada 14, 3 juta KPM menerima subsidi rastra. Bantuan pangan telah dilaksanakan di 45 kota dan 6 kabupaten. Direncanakan, pada akhir tahun ini akan diperluas menjadi 98 kota dan 200 kabupaten.

(Red/Tam)

Berita Terkait

Kemenag Pending Bimbingan Calon Pengantin, Ada Apa ?
Terjun ke Dunia Politik, Giring ‘Nidji’ Syukuran di Rumahnya
Koramil Bubulan Garap 16 Jamban Keluarga Miskin
Polres Bojonegoro Punya Wakapolres dan Humas Baru
Malam Ini, Final Lomba Cerdas Cermat di Pendopo Kabupaten
Awas.! Terlibat Narkoba PNS dan Anggota DPRD Terancam Pecat
Kapolrespun Sowan Kiai
Hasil UNBK Tingkat MA Merata, Setiap MA Punya Keunggulan Jurusan

Berita Terkait

Senin, 10 Juni 2024 - 11:47

408 Kades nek Bojonegoro Masa Jabatane Ditambahi 2 Taun

Senin, 10 Juni 2024 - 10:48

Masa Jabatan 408 Kades di Bojonegoro Diperpanjang 2 Tahun

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Jumat, 8 Desember 2023 - 19:29

Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Senin, 4 Desember 2023 - 08:11

Menangkan Pemilu 2024 DPC PPP Masivkan Konsolidasi, Sosialisai ke Kader di Tingkat Kecamatan dan Desa

Jumat, 1 Desember 2023 - 08:54

Jum’at Hari Ini Bawaslu Gelar Sidang Pelanggaran Administrasi Pelaporan Anwar Sholeh

Berita Terbaru

PENDIDIKAN

Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro

Selasa, 11 Jun 2024 - 11:03

POLITIK DAN PEMERINTAHAN

408 Kades nek Bojonegoro Masa Jabatane Ditambahi 2 Taun

Senin, 10 Jun 2024 - 11:47

POLITIK DAN PEMERINTAHAN

Masa Jabatan 408 Kades di Bojonegoro Diperpanjang 2 Tahun

Senin, 10 Jun 2024 - 10:48