oleh

Pencurian Mobil Dinas Bupati, Penuh Kejanggalan dan Keanehan

-BERITA-364 views

Repoter : Ciprut Laela

BOJONEGORO. Netpitu. com – Kasus pencurian mobil dinas bupati Bojonegoro masih mengundang berbagai pertanyaan bagi warga Bojonegoro. Salah satunya, adalah Geng Wahono, warga Desa Pacul, Kec. Bojonegoro ini menyatakan kasus tersebut memang betul-betul aneh.

“Kalau melihat sepintas profesionalnya pelaku mengelabui petugas pengaman Pemkab, mestinya pelaku dengan mudah menyembunyikan hasil dari tindak kejahatannya. Bukan sebaliknya kok begitu mudah pelaku tertangkap. Aneh bin ajaib..,” kata Geng Wahono, kepada netpitu.com, Jum’at, 22/04/2022.

Menurut Geng Wahono, pencurian mobil dinas bupati Bojonegoro itu memang hal yang tidak biasa. Karena selama ini baru kali pertama terjadi di Bojonegoro bahkan Indonesia.

Apalagi melihat pelakunya masih tergolong usia muda tapi dari kelancarannya dia mengelabui petugas jaga Pemkab sepertinya pelaku sudah profesional atau setidak-tidaknya sudah memahami dan mengenal lingkungan dari barang yang akan dijadikan sasaran pencurian.

Tentunya, lanjut Geng Wahono, pelaku juga sudah mempersiapkan pembeli atau penadah hasil barang curian tersebut.

Dari kronologi kejadian tersebut, lanjut Geng Wahono, penyidik Satreskrim Polres Bojonegoro harus mengembangkan kasus dugaan pencurian tersebut termasuk motifya agar terbongkar seterang-terangnya apabila adanya pihak lain yang terlibat.

“Polisi jangan hanya berhenti di tersangkanya yang sekarang sudah tertangkap. Kalau seperti itu, kasusnya sangat sederhana sekali dan remeh,” tandas Geng Wahono.

Baca Juga :  Mahasiswa Bojonegoro Tolak Presiden 3 Periode

Namun demikian Geng Wahono tetap memberikan apresiasi terhadap aparat kepolisian Bojonegoro yang sigap dan cepat menangkap pelaku pencurian sehingga negara tidak dirugikan karena hilangnya mobil dinas bupati.

Selain Geng Wahono, kasus pencurian mobil dinas bupati ini ditanggapi oleh warga Sukorejo, Anwar Sholeh, mantan ketua DPRD Bojonegoro periode tahun 1999-2004.

Anwar Sholeh menganggap ada keanehan di kasus ini lantaran mobil berada di garasi yang berlokasi di perkantoran Pemerintah Kabupaten Bojonegoro itu ketat penjagaan keamanannya oleh Satpol PP.

Untuk mengambil mobil pun tidak bisa dilakukan dengan mudah, protokolnya memang sangat ketat. Meski pelaku melapor ke petugas piket rumah dinas bupati tentunya harus melalui verifikasi dan klarifikasi yang ketat. Apalagi posisi bupati sendiri pada saat itu belum terlihat berada di Bojonegoro ( keberadaan bupati diduga di luar negeri ).

Bahkan ada sebagian warga yang menganggap kejadian tersebut sebagai pengalihan issue agar masyarakat dan media berita tidak hanya fokus pada perkara hukum yang melibatkan bupati sebagai teradu, yang sekarang ini tengah diadukan ke polisi.

Baca Juga :  Penjual Bakso Di Kecamatan Balen Ditemukan Tak Bernyawa Di kamarnya

Menurut Anwar, untuk melakukan perbaikan mobil dinasnya, bupati tidak perlu harus langsung melakukan kontak pemesanan pada jasa layanan service mobil. Pelayanan perbaikan atau service mobil dinas biasanya dilakukan oleh staf bagian umum Pemkab Bojonegoro yang mendapatkan masukan dari sang sopir mobil dinas bupati.

Keanehan itu terlihat dari kronologi pencurian. Dimana pelaku pencurian mendatangi petugas piket dan hanya menginformasikan jika pelaku berasal dari mekanik bengkel. Datang ke rumah dinas bupati untuk mengambil mobil karena akan diservice.

Setelah berhasil meyakinkan petugas jaga mereka ( pelaku ) dengan gampangnya membawa mobil keluar lalu hengkang keluar kota dengan santainya.

” Ini menunjukkan kelemahan system managemen keamanan di Pemkab Bojonegoro,” tambah Anwar Sholeh.

Mantan ketua DPRD Bojonegoro periode 1999 – 2004 itupun berharap pihak kepolisian Bojonegoro mampu mengungkap kasus pencurian mobil dinas bupati tersebut dengan seterang-terangnya.

Sebelumnya diberitakan Polres Bojonegoro berhasil menangkap pelaku pencurian mobil dinas bupati Bojonegoro, sekaligus mengamankan barang bukti mobil dinas hasil curian, di persimpangan Kertonyono, Ngawi, Kamis, 21/04/2022).

Mobil Dinas bupati Mitsubishi Pajero nopol S 1170 BS berwarna putih tersebut sebelumnya telah dicuri pada Kamis, 21 April 2022 sekitar pukul 11.00 WIB dari garasi Pemkab Bojonegoro.

Baca Juga :  Wabup Budi Irawanto " Saya Menuntut Keadilan Apa Yang Dilakukan Bupati Terhadap Saya "

Setelah mengetahui hal tersebut, pihak Pemkab Bojonegoro kemudian langsung melaporkannya ke pihak berwajib. dan Sat Reskrim Polres Bojonegoro langsung bergerak untuk mengejar pelaku tersebut.

Kepada wartawan Kapolres AKBP Muhammad menjelaskan, Mobil Dinas Bupati Bojonegoro berhasil ditemukan bersama pelaku di simpang empat Kartoyono, Ngawi. Dan pihak pelaku sudah diamankan dan saat ini menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Lebih lanjut dikatakan Kapolres, pelaku berdalih mengaku sebagai montir dan akhirnya membawa kabur mobil dinas tersebut.

” Alhamdulillah sudah kita amankan pelaku dan mobilnya. Saat ini masih dimintai keterangan oleh rekan-rekan Reskrim,” ujar Muhammad.

Kapolres juga menjelaskan, dan untuk motifnya apa, dan siapa saja yang terlibat masih dalam pemeriksaan, Kapolres meminta kepada media untuk menunggu hasil pemeriksaan.

Pelaku yang bernama Firmansyah ( 24 ), warga jalan Dewi Sartika, Bojonegoro, sekarang telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Untuk awal ini, kita amankan satu pelaku inisial F, yang tak lain pengemudi,” kata Kapolres Bojonegoro AKBP Muhammad, Jumat (22/4/2022).

Menurut Muhammad, penetapan tersangka itu berdasarkan penyidikan dan bukti-bukti yang dilakukan. Sebab apa yang dilakukan pelaku telah masuk katergori ke pencurian.

( ro/put )