Setahun Kepengurnsan DPC PDIP Bojonegoro : Evaluasi Kinerja Partai

- Team

Rabu, 22 Juli 2020 - 23:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris DPC Pdi Perjuangan Bojonegoro, Hasan Abrory, S.Pd.

Sekretaris DPC Pdi Perjuangan Bojonegoro, Hasan Abrory, S.Pd.

BOJONEGORO. Netpitu.com – Tepat pada 22 Juli 2010 ini, genap setahun usia kepengurusan DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Bojonegoro, di bawah kepemimpinan Abidin Fikri.

Setahun ini pula petugas partai banteng ini harus kerja keras secara maraton, untyk melakukan konsulidasi partai hingga membentuk kepengurusan partai berbasis Anak Ranting ( Dusun ).

Kepengurusan anak ranting dibentuk sebagai pengembangan Ranting yang selama ini hanya ada pada satu Desa. Dengan demikian dalam satu desa bisa jadi ada 2 sampai dengan 3 anak ranting dusun. Sehingga ada sekitar 1.227 anak ranting yang nantinya harus terbentuk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga per 22 Juli ini, menurut sekretaris DPC Pdi Perjuangan Bojonegoro, Hasan Abrory, S. Pd, dari target pembentukan 1.227 anak ranting sudah terbentuk 927 anak ranting.

Sedangkan pembentukan 430 pengurus Ranting DPC PDI Perjuangan Bojonegoro akan dilakukan secara serentak.

“Musyawarah Ranting ( Musran ) dilakukan serentak per Kecamatan dan dimulai sejak 22 Juli sampai dengan 27 Juli 2020. Sehingga praktis kepengurusan ranting akan tuntas di Juli ini,” papar Hasan Abrory, kepada netpitu.com di kantor sekretariat PDIP Jalan Panglima Polim.

Lebih lanjut dikatakan pria yang akrab di panggil Rory itu, bahwa memperingati setahun kepengurusan DPC PDIP Bojonegoro, pihak partai juga melakukan evaluasi kinerja partai.

Baca Juga :  Abidin Fikri : Persatuan dan Toleransi Sebagai Modal Kemajuan Bangsa Indonesia

” Partai Akan terus mengevaluasi kinerja partai dengan menerapkan 5 mantab dalam oelaksanaan kerja partai,” ujar Rory.

Menurutnya, PDI Perjuangan Bojonegoro akan lebih mengedepankan prinsip kerja gotong rotong dan musyawarah mufakat , dan akan terus akan melakukan evaluasi dalam Pelaksanaannya.

Sebagia mana diketahui DPC PDI Perjuangan Bojonegoro saat ini telah melaksanakan konsolidasi partai dengan membentuk struktur Anak Ranting di tingkat Dusun/RW dengan target 1.227 pengurus Anak ranting.

Setelah ini target menyelesaikan pengurus Ranting di 430 desa dan kelurahan dan menyelesaikan pembentukan Pengurus Anak cabang (PAC) di 28 kecamatan.

Dalam memperkuat Kerja Partai PDI Perjuangan Bojonegoro telah membentuk badan-badan Partai seperti BPSN, BADIKLAT, BAGUNA, BBHAR, BKN dan BPEK, sehingga dalam membangun konsolidasi dan menjalankan mekanisme kerja PDI Perjuangan Bojonegoro bisa lebih optimal dan MANTAB, Mantab Ideologi, Mantab Organisasi, Mantab Kader, Mantab Program dan Mantab Sumberdayanya.

PDI Perjuangan lebih lanjut dikatakan Hasan Abrory, solid mendukung dan mengawal kebijakan pusat maupun daerah.

PDI Perjuangan Bojonegoro tetap Solid mendukung Kebijakan dicanangkan oleh pemerintah pusat dan Pemerintah Daerah, dalam hal ini memberi dukungan sepenuhnya bagi Pemerintahan pusat Ir. H. Joko Widodo dan KH. Ma’ruf Amin dan Pemerintah daerah Bojonegoro Dr. Hj. Anna Mu’awanah dan Drs. H. Budi Irawanto Mpd.

Baca Juga :  Budi Suprayitno Kembali Terpilih Menjadi Kades Sukorejo

“Agar sama-sama bersinergi dalam membangun untuk kesejahteraan demi bangsa dan negara ini, memperkuat kebersamaan dengan Rakyat dan Mendorong Kebijakan berbasis penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan mendorong riset dan inovasi,” kata sekretaris DPC PDIP itu.

Selain itu, agar tidak terus terpuruk dalam perolehan kursi di DPRD, pihaknya juga memperkuat konsolidasi partai dan membangun manajemen mekanisme kelembagaan partai.

Dikarakan Rory, PDI Perjuangan Bojonegoro memiliki sejarah panjang dalam Perjuangannya. Sejarah keemasan pada Pemilu tahun 1999 yang mampu meraih 14 kursi, Pemilu tahun 2004 meraih 8 kursi, Pemilu tahun 2009 meraih 5 kursi, pemilu tahun 2014 meraih 5 kursi dan terakhir pemilu tahun 2019 masih juga mendapatkan 5 kursi.

Tiga periode masa pemilu PDI Perjuangan Bojonegoro mengalami perolehan Kursi yang stagnan dan tidak berubah, yakni 5 Kursi.

“Ini PR cukup berat dalam evaluasi Partai dalam menuju proses pemenangan Pemilu 2024p,” ujar Rory.

Kaenanya PDI Perjuangan Bojonegoro akan perkuat konsolidasi partai dengan maksimal dengan membangun manajemen mekanisme kelembagaan partai di semua tingkatan dan akan bekerja keras secara gotong royong seluruh kader, badan dan sayap partai juga struktur partai mulai anak ranting, Ranting, PAC hingga DPC. Untuk target kedepan dalam menaikkan kursi DPRD Kabupaten Bojonegoro yab lebih signifikan lagi.

Baca Juga :  PKB Umumkan Dukungan Cagub Jabar Ke Ridwan Kamil

Selanjutnya, partai Banteng moncong putih itu, akan memperkuat Tiga Pilar Partai yang terdiri dari struktur, legislatif dan eksekutif partai.

Masih menurut Rory, konsolidasi politik menjadi sangat penting bagi keberhasilan pemerintah dalam menjalankan kebijakannya, PDI Perjuangan Bojonegoro akan terus menerus meningkatkan efektivitas dukungannya dengan menggerakkan Tiga Pilar Partai : struktural, legislatif dan eksekutif partai dan juga Seluruh kader untuk terus menerus melakukan komunikasi politik dan memberikan dukungan politik kebijakan, bergerak satu arah memastikan keberhasilan program yang dirancang oleh Pemerintah Pusat maupun daerah.

Diakui Rory, banyak tantangan tidak ringan yang dihadapi pemerintah saat ini.

“Fungsi kerja Tiga Pilar ini merupakan amanah dari hasil kongres V PDI Perjuangan. Karenanya PDI Perjuangan Bojonegoro mendorong agar lebih solid dan bekerja bersama dalam semangat gotong royong untuk mendorong adanya kebijakan-kebijakan politik yang membangun ekonomi kesejahteraan rakyat dan menyelesaikan permasalahan rakyat, juga sebagai investasi bagi masa depan kita sebagai bangsa dan negara,” kata Hasan Abrory lebih lanjut.

(ro)

Berita Terkait

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )
408 Kades nek Bojonegoro Masa Jabatane Ditambahi 2 Taun
Masa Jabatan 408 Kades di Bojonegoro Diperpanjang 2 Tahun
Banyak Masalah, PDIP Minta Pemerintah Batalkan PP No. 21 Tahun 2024 Tentang Tapera
Sekda Nurul Azizah Sapa Ribuan Warga di Pengajian Ning Umi Laila
Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak
Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP
Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 10 Juni 2024 - 11:47

408 Kades nek Bojonegoro Masa Jabatane Ditambahi 2 Taun

Senin, 10 Juni 2024 - 10:48

Masa Jabatan 408 Kades di Bojonegoro Diperpanjang 2 Tahun

Selasa, 4 Juni 2024 - 20:43

Banyak Masalah, PDIP Minta Pemerintah Batalkan PP No. 21 Tahun 2024 Tentang Tapera

Senin, 22 April 2024 - 13:11

Sekda Nurul Azizah Sapa Ribuan Warga di Pengajian Ning Umi Laila

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Jumat, 8 Desember 2023 - 19:29

Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Berita Terbaru