Petani Keluhkan Uang Pungutan Pengambilan Pupuk dan Benih Bantuan

- Team

Senin, 22 Agustus 2022 - 14:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO. Netpitu. com – Gapoktan (gabungan kelompok tani) Desa Semanding, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro mempertanyakan adanya uang untuk adminitrasi dalam pengambilan pupuk dan benih bersubsidi.

Salah satu anggota kelompok tani 1 Sunaji (62) Rt 3 Desa Semanding menjelaskan, para petani yang memperoleh bantuan pupuk jika mengambil bantuan pupuk harus bayar administrasinya.

Besaran uang adminitrasi tiap ambil bantuan pupuk 1 kantong sak seberat 25 Kg Rp. 15.000 rupiah, sedangkan untuk bibit padi setiap 1 sak 5 kg, petani wajib bayar Rp. 5 ribu.

“Kemarin jumat (19/08/2022) untuk pengambilan pupuknya, di Desa Semanding terdiri dari 2 kelompok tani. Untuk kelompok 1 pengambilan bantuan pupuk dan benih bayar kalau untuk kelompok 2 tidak ada yang bayar.

” Ini kan aneh, dan uangnya penebusan pupuk dan benih itu untuk apa dan masuk kemana ?, kebijakan dari siapa semua anggota kelompok tani 1 tidak ada yang tahu,” ujar Sunaji.

Baca Juga :  Perhutani KPH Serahkan SPK Pekerjaan Kepada 6 Asper BKPH

Bahkan saat ditanya uangnya untuk apa, pengurus bilang untuk ongkos, dan pengurus juga bilang bahwa dinas tidak mau tahu soal ini.

Selain itu , petani ini juga mempertanyakan uang bantuan ( PUAP ) Rp. 100 juta yang pernah diterima Gapoktan. Lantaran bantuan PUAP tersebut tidak diketahui juntrungnya entah kemana dan untuk apa. Karena para petani tidak mendapatkan bantuan itu, uang itu tidak untuk para anggota petani dan juga kejelasannya pun tidak ada.

Baca Juga :  Muscab Cacat Formil, Forum PAC Minta DPP PPP Batalkan Hasil Muscab DPC Bojonegoro

“Dulu pernah ditanyakan oleh pihak terkait soal bantuan PUAP itu, para pengurus gapoktan kelabakan dan bingung.

Sunaji berharap apa yang menjadi keluhan petani ini akan ditindaklanjuti dinas terkait dan tidak ada lagi pungutan uang untuk pengambilan pupuk dan benih bantuan.

(ro)

Berita Terkait

Idhul Adha, SMKN 1 Bojonegoro Potong 5 Ekor Sapi Qurban
Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal
Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat
Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu
Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak
Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP
PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS
Menangkan Pemilu 2024 DPC PPP Masivkan Konsolidasi, Sosialisai ke Kader di Tingkat Kecamatan dan Desa

Berita Terkait

Kamis, 20 Juni 2024 - 12:32

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )

Senin, 10 Juni 2024 - 10:48

Masa Jabatan 408 Kades di Bojonegoro Diperpanjang 2 Tahun

Selasa, 4 Juni 2024 - 20:43

Banyak Masalah, PDIP Minta Pemerintah Batalkan PP No. 21 Tahun 2024 Tentang Tapera

Senin, 22 April 2024 - 13:11

Sekda Nurul Azizah Sapa Ribuan Warga di Pengajian Ning Umi Laila

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Jumat, 8 Desember 2023 - 19:29

Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Berita Terbaru

PILKADA 2024

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )

Kamis, 20 Jun 2024 - 12:32

PENDIDIKAN

Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro

Selasa, 11 Jun 2024 - 11:03