oleh

Terapkan PSBB, Bojonegoro Kembali Berlakukan Jam Malam

BOJONEGORO. Netpitu.com – Menanggapi tingginya penularan dan penyebaran virus corona di Bojonegoro, tim Gugus tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bojonegoro melaksanakan rapat kordinasi dengan Forpimda Bojonegoro.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kabupaten Bojonegoro kembali menjadi salah satu wilayah zona merah Covid-19 di provinsi Jawa Timur. Dengan peningkatan kasus covid per harinya diatas 25 orang dalam seminggu terakhir.

Sampai dengan Senin, (21/12/2020) kemarin jumlah pasien yang terpapar covid dan masih menjalani perawatan di Bojonegoro mencapai 186 orang, sembuh 726 orang dan meninggal 85 orang.

Untuk menekan dan mencegah jumlah penularan dan penyebaran covid 19, salah satu langkah kebijakan yang bakal diambil adalah merapkan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ). Dengan cara membatasi jam buka pusat pertokoan pembelanjaan maupun restaurant/warung makanan minuman.

Baca Juga :  Jaring Bibit Atlet, Dinas Pendidikan Bojonegoro Gelar KOSN Tingkat SD Dan SMP

Pembarasan jam buka ini dimaksudkan untuk membatasi intensitas terjadinya kerumunan masyarakat di luar rumah.

Menanggapi tingyinya kasus Covid ini, Kepala Dinas Kesehatan, Dokter Ani Pujiningrum mengtakan, terdapat lima Kecamatan dengan kasus tertinggi yakni Bojonegoro, Dander, Baureno, Sumberrejo dan Balen.

“Jadi rata rata usia yang terpapar Covid-19 antara usia 50-54 tahun”, jelas Kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro.

Lebih lanjut, dikatakan Kadinkes, Tracing dengan Rapid Test sudah mencapai 17.449 dengan Non Reaktif 16.366 dan Reaktif 1.083, Tracing Rapid Antigen 2.169 dengan hasil Negatif 1.172 dan Positif 997.

Baca Juga :  Pasien Covid Terus Membludak, Apa Kerja Bupati ?

Menanggapi tingginya angka penyebaran Covid 19 ini, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah, gugus tugas Covid 19 Bojonegoro akan mengambil tindakan dan langkah penting, sebagai¬†tindak lanjut rapat hari ini.

Tindakan dan langkah Satgas Covid Bojonegoro tersebut, kata Anna Muawanah, diantaranya :

– Pengetatan Protokol Kesehatan Covid-19 di fasilitas umum, termasuk pasar daerah dan pasar desa.

– Pembatasan jam operasional tempat usaha, pusat perbelanjaan modern, rumah makan, warung kopi dan tempat umum lainnya maksimal pukul 21.00 berlaku di Kecamatan dengan kasus konfirmasi positif tertinggi yakni Kecamatan Bojonegoro, Kecamatan Dander dan Kecamatan Kapas.

Baca Juga :  Bakesbangpol Segera Cairkan Dana Banpol Partai Rp. 1,17 M

– Pelaksanaan Operasi Yustisi secara masif di semua wilayah Kecamatan.

– Pelaksanaan operasi yustisi disertai dengan Rapid Test di delapan yakni Kecamatan Bojonegoro, Dander, Kapas, Balen, Sumberrejo, Sukosewu, Kedungadem dan Kalitidu, dimana yang hasilnya Reaktif akan diisolasi.

“Tentu dengan langkah langkah tersebut, kita berharap Bojonegoro bisa kembali ke Zona Orange dan lebih baik lagi ke Zona Kuning” kata Bupati Bojonegoro.

Hadir dalam rapat tersebut Dandim 0813, Kapolres Bojonegoro, Kepala Kejaksaan Negeri Bojonegoro, Sekretaris Daerah dan OPD terkait serta peserta lain secara virtual Jajaran Forkpimca se Kabupaten Bojonegoro dan Pengurus Pasar.

(pur)