oleh

Perhutani KPH Tuban Ajak Warga Bumi Wali Hijaukan Kembali Titik-titk Sumber Mata Air

TUBAN. Netpitu.com -1000 pohon akhirnya ditanam oleh Forkopimcam, masyarakat, pelajar, karyawan karyawati Perun Perhutani KPH Tuban di kawasan perlindungan setempat. Tepatnya di sumber mata air ‘Sumur Pahit, Rabu, (22/01/ 2020).

Pelaksanakan gerakan penanaman 1000 pohon di kawasan perlindungan mata air Sumur Pahit berada di hutan petak 53 g, RPH Sambongrejo, BKPH Jadi, Perhutani KPH Tuban.

“Jumlah pegiat cinta lingkungan tersebut sebanyak 75 orang yang terdiri dari perangkat desa, BPD Desa Bektiharjo, Kec. Semanding, petani dan pengurus LMDH Wonoagung, Desa Bektiharjo,” pesan what’s App Agus Suharya, wakil Adm. Perhutani KPH Tuban, kala dihubungi netpitu.com.

Peran mereka juga didukung Forkompimcam Semanding,  siswa-siswi SMPN 04 Semanding Tuban.

“Tidak ketinggalan pula anak-anak Saka Wana Bhakti juga membaurkan diri tutut menanam,” jelasnya.

Dikonfirmasi terpisah media ini, Adm Perhutani KPH Tuban, Ir. Tulus Budyadi, MM menjelaskan bahwa kegiatan penanaman 1000 pohon atau kegiatan pengehijauan itu dalam rangka penyelamatan sumber mata air “SUMUR PAHIT”

“Sangat vital bahwa sumber mata air tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Bektiharjo dan Desa Penambangan., Kecamatan Semanding. Maka sebagai rimbawan wajib hukumnya. Lokasi itu bagaimana kondisinya harus dipertahankan kelestariannya,” tandasnya saat ditemui media ini dikantornya, Kamis, (23/01/2020).

Pesan Tulus Adm Perhutani asal Jawa Tengah ini merasa bersyukur masih ada greget dan partisipasi masyarakat peduli menghijaukan kembali dengan 1000 pohon.

“Kami untuk kembali penyelamatan sunber mata air di kawasan hutan di Bumi Wali ini di musim penghujan akan selalu mengajak semua elemen masyarakat setempat, terutama untuk pelajar-pelajar agar lebih termotivasi lagi menghijaukan hutan-hutan yang lainnya. Kan ini tugas mulia kita semua,” imbuhnya.

(met)