PDIP Bojonegoro Bahagiakan Bumi Dengan Tanam 1.500 Pohon

- Team

Minggu, 23 Februari 2020 - 18:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerakan tanam pohon menyelamatkan bumi dilakukan oleh DPC dan PAC PDIP Bojonegoro, di Desa Pajang, Kec. Kedungadem, Minggu, (23/02/2020).

Gerakan tanam pohon menyelamatkan bumi dilakukan oleh DPC dan PAC PDIP Bojonegoro, di Desa Pajang, Kec. Kedungadem, Minggu, (23/02/2020).

BOJONEGORO.Netpitu.com – Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Bojonegoro, gelorakan gerakan mencibtai bumi dengan lakukan penanaman 1.500 pohon di Desa Panjang, Kecamatan Kedungadem, Minggu, (23/02/2020).

Sekretaris DPC PDIP Bojonegoro, Hasan Abrory, menuturkan bahwa gerakan mencintai bumi adalah implentadi politik dalam kehidupan secara keseluruhan. Selain mengatur kehidupan manusia juga bertanggungjaaab terhadap alam semesta.

Baca Juga :  Inilah Kriteria Calon Pemimpin Yang Harus Dipilih Menurut Mahfud MD

“Politik tidak hanya hadir dalam pertarungan merebut kekuasaan semata tetapi juga hadir dalam kehidupan sehari-hari. Seperti menannam pohon dan membersihkan aliran sungai,” ujar Rory, panggilan akrab Hasan Abrory.

Gerakan menanam pohon, mencibtai bumi ini, lebih lanjut dikatakan Rory, sebagai upaya membahagiakan bumi. Dengan cara menyelamatkan sumber mata air, menanam pohon dan membersihkan sungai yang dipenuhi kotoran sampah.

“Gerakan tanam pohon ini sebagai kado Ultah Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri,” kata Rory lebih lanjut.

Baca Juga :  Jokowi Maruf Unggul di Kalimantan Barat

Kegiatan tanam 1.500 poho, berupa tanaman buah sirsat, Jambu, Mahoni dan Trembesi, di Desa Pajang, Kec. Kedungadem, ini selain diikuti pengurus DPC, PAC, juga diikuti oleh wakil ketua komunitas budaya, DPD PDIP Jatim, Ony Setyawan, wakil bupati Bojonegoro, dan anggota Fraksi PDIP DPRD Bojonegoro.

(ro)

Berita Terkait

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )
408 Kades nek Bojonegoro Masa Jabatane Ditambahi 2 Taun
Masa Jabatan 408 Kades di Bojonegoro Diperpanjang 2 Tahun
Banyak Masalah, PDIP Minta Pemerintah Batalkan PP No. 21 Tahun 2024 Tentang Tapera
Sekda Nurul Azizah Sapa Ribuan Warga di Pengajian Ning Umi Laila
Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak
Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP
Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 10 Juni 2024 - 11:47

408 Kades nek Bojonegoro Masa Jabatane Ditambahi 2 Taun

Senin, 10 Juni 2024 - 10:48

Masa Jabatan 408 Kades di Bojonegoro Diperpanjang 2 Tahun

Selasa, 4 Juni 2024 - 20:43

Banyak Masalah, PDIP Minta Pemerintah Batalkan PP No. 21 Tahun 2024 Tentang Tapera

Senin, 22 April 2024 - 13:11

Sekda Nurul Azizah Sapa Ribuan Warga di Pengajian Ning Umi Laila

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Jumat, 8 Desember 2023 - 19:29

Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Berita Terbaru