oleh

Pasien Dengan Pengawasan Covid-19 di Tuban Dirawat di RS. Koesma

TUBAN. Netpitu.com – Terkait merebaknya penyebaran virus corona di Kabupaten Tuban, ada satu orang Pasien Dengan Pengawasan ( PDP ) dan sekarang ini pasien tersebut telah dirawat di Rumah Sakit Koesma, Tuban. Sedangkan 17 orang dinyatakan dalam pemantauan.

Wakil bupati Tuban, Drs. H. Noor Nahar Husein. M.Si, menegaskan 1 orang Pasien Dengan Pengawasan Covid-19 saat ini dalam penanganan satuan gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Tuban.

Wabup Tuban menjelaskan 1 orang masuk RSUD Dr R Koesma Tuban sejak tiga hari lalu. Lebih lanjut dikatakan Noor Nahar, sebelumnya pasien sempat menjalankan dari umroh. Pasien telah diambil sampelnya untuk diperiksa, hasilnya menunggu 2 hari lagi.

“Ada satu PDP ini dari Kecamatan Tambakboyo. Ini pasien laki-laki usia 51 tahun,” ungkapnya. Kita berdoa bersama agar ODP dan PDP tidak ada yang positif Corona, tambahnya.

Baca Juga :  Peringati Reformasi 1998 " Selamatkan Bojonegoro Dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme "

Pemkab Tuban terus memperbarui data penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tuban. Tercatat hingga Senin (23/03/2020), jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) mencapai 17 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 1 orang.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati Tuban, Ir. H. Noor Nahar Hussein, M.Si., usai mengisi dialog interaktif di LPPL Pradya Suara Tuban Diskominfo Tuban.

Saat ini di Tuban menurut data terdapat 17 ODP yang tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Tuban. Sedangkan 1 PDP sudah diisolasi di RSUD dr. R. Koesma Tuban.

Adapun rincian persebaran ODP Kabupaten Tuban yaitu 1 ODP masing-masing di Kecamatan Bancar, Jatirogo, Bangilan, Plumpang, dan Widang. Selanjutnya, 2 ODP masing masing di Kecamatan Tuban dan Parengan.

Baca Juga :  7 Perguruan Tinggi Terlibat Pengisian Parades Jurdil, Di Kecamatan Kanor

Di kecamatan Tambakboyo tercatat 3 ODP, dan di kecamatan Semanding terdapat 5 ODP.

Seusai on air Wabu menjelaskan bahwa saat ini RSUD dr. R. Koesma Tuban telah siap menyediakan sarana dan prasarana untuk menangani Covid-19. Telah disediakan 6 ruang isolasi dimana tiap ruang dapat ditempati 2 orang.

“Saat ini juga akan disiapkan 2 ruang isolasi lagi,” jelasnya.

RSUD Ali Manshur juga akan menyiapkan 2 ruang isolasi. Selain rumah sakit milik pemerintah, rumah sakit swastapun juga diminta untuk menyiagakan minimal 2 ruang isolasi.

Wabup Noor Nahar menyatakan Pemkab Tuban telah menyiapkan anggaran untuk menangani Covid. Adapun sumber pendanaan berasal DBHCHT; DAU; maupun dana kegawatdaruratan.

Baca Juga :  Realisasi "Bingkisan Lebaran " Berkedok Insentif Covid Diduga Syarat Pelanggaran

Tidak hanya itu, Wabup dua periode ini meminta masyarakat tetap tenang, tidak panik namun tetap waspada dalam menghadapi Covid-19. Masyarakat juga diharapkan mematuhi intruksi dari pemerintah, diantaranya menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta social distancing.

Seluruh OPD terkait harus terus memberikan informasi tentang perkembangan dan pencegahan Covid-19.

Aparatur Pemkab Tuban juga diinstruksikan harus memberi contoh dan memberi sosialisasi pencegahan Covid-19.

Peran dari tokoh agama dan tokoh masyarakat sangat diperlukan untuk mendukung upaya pencegahan tersebut.

“Penangangan Covid-19 memerlukan dukungan dari semua pihak dan masyarakat, serta partisipasi dan kedisiplinan yang tinggi,” seru Wabup.

(met)