Warga Mayangkawis Ditemukan Tewas Di Saluran Irigasi Sidobandung

- Tim

Rabu, 23 Mei 2018 - 15:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO. Netpitu.com – Lasmo (65), warga Desa Mayangkawis RT 010 RW 002, Kec. Balen, Bojonegoro, ditemukan tewas karena tenggelam di saluran Irigasi sekunder di yang berada di Desa Sidobandung, Balen, Bojonegoro, pada Selasa (22/5), pukul 22.15 Wib.

Korban ditemukan kurang lebih sejauh 1 kilometer dari tempat korban dilaporkan tenggelam. Korban diduga tidak dapat berenang sehingga tenggelam.

Kapolsek Balen, AKP Rasito, kepada media ini mengungkapkan, berdasarkan keterangan saksi-saksi, kronologi peristiwa tersebut bermula pada Selasa (22/5) pukul 14.00 WIB, adik ipar korban yang bernama Sadi (50), menemukan pakaian korban berada di pinggir saluran irigasi primer, yang jaraknya kurang lebih 100 meter dari rumah korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Korban diketahui sudah pikun dan sering menanggalkan pakaiannya di pinggir sungai,” jelas Kapolsek.

Saat shalat Asar, lanjut Kapolsek, adik ipar korban tidak menjumpai korban ikut salat berjamaah. Kemudian usai salat, adik iparnya kembali ke sungai untuk mencari korban.

“Karena tidak diketemukan akhirnya adik iparnya melaporkan peristiwa tersebut kepada kepala desa setempat.” lanjut Kapolsek.

Selanjutnya oleh warga dilakukan pencarian ke aliran sungai dengan membuka pintu dam air. Akhirnya sekitar pukul 22.15 WIB, korban berhasil ditemukan di aliran irigasi sekunder turut Desa Sidobandung Kecamatan Balen, yang berjarak kurang lebih 1 kilometer dari tempat awal tempat pakaian korban ditemukan.

“Korban ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia. Selanjutnya, jenazah korban segera dievakuasi dan dibawa ke rumah duka,” imbuh Kapolsek.

“Tidak terdapat bekas adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. Penyebab kematian korban murni karena tenggelam, karena korban tidak bisa berenang,” tambah Kapolsek.

Selain itu, korban diperkirakan meninggal lebih dari 3 jam dan ditemukan dalam keadaan telanjang, karena korban menanggalkan kaos warna kuning dan celana pendek coklat di pinggir sungai dekat rumahnya.

(dan)

Berita Terkait

Wartawan Bojonegoro Unjuk Rasa di Depan Mapolres, Kutuk Aksi Kekerasan Terhadap Jurnalis
Trend Penularan Covid19 di Bojonegoro Terus Meningkat, Tenaga Kesehatan Disasar
Terapkan PSBB, Bojonegoro Kembali Berlakukan Jam Malam
Kembali ke Zona Merah, Resiko Penularan Covid-19 di Bojonegoro Tinggi
Wabah Covid19 di Bojonegoro Mulai Menggila
Warga Ngampel Tuntut Ganti Rugi dan Kompensasi Bau Busuk Pengeboran Sumur Minyak Pertamina
Hadapi Kemarau, BPBD Bojonegoro Siapkan 1000 Tangki Air Bersih
Belum Ada Tanaman Pengganti, Penebangan Pohon di 5 Titik Jalan Dalam Kota Bojonegoro Dipertanyakan