Mahasiswa UGM Budidaya Jamur di Kimak Bangka

- Team

Minggu, 23 Juli 2017 - 07:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Netizensatu.com – Mahasiswa Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta mengenalkan budidaya jamur tiram di Desa Kimak Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

“Dalam rangka kuliah kerja nyata (KKN) kita memperkenalkan kepada masyarakat cara membudidayakan jamur tiram yang memiliki nilai ekonomis guna meningkatkan keahlian dan taraf ekonomi rakyat,” ujar Ketua Tim Koordinasi KKN UGM Ambrosius Hario di Kimak, Sabtu.

Ia menyebutkan jamur tiram memiliki nilai yang tinggi di Kabupaten Bangka karena masih langka sebab kebanyakan masyarakat belum paham cara membudidayakannya.

“Harga jamur tiram di Provinsi Babel cukup tinggi yakni Rp40.000 per kilogram, namun masyarakat Provinsi Babel, khususnya di Kimak masih kurang paham cara pengolahan dan pembudidayaannya,” ujarnya.

Menurutnya, jamur tiram bisa menjadi peluang besar untuk meningkatkan taraf perekonomian rakyat.

“Selain bisa dijadikan lauk, jamur tiram juga bisa diolah menjadi berbagai produk cemilan, seperti kripik, bakso, nuget dan sebagainya. Jika peluang ini dimanfaatkan dengan baik maka akan membantu meningkatkan pendapatan masyarakat di daerah Babel,” jelasnya.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Tekankan Pentingnya Imunisasi Campak dan Rubela

Penanggung jawab program pembudidayaan jamur tiram dari UGM, Yepi Arbeta menambahkan tim KKN sudah membudidayakan 150 baglog jamur tiram.

“Kami menargetkan pembudidayaan jamur tiram di Desa Kimak sebanyak 750 baglog namun sekarang baru 150 baglog,” ujarnya.

Baca Juga :  Nurul Azizah Jabat Sekda Bojonegoro

Ia menyebutkan dalam pembudidayaan tersebut, pihaknya melibatkan warga Desa Kimak.

“Dalam kegiatan ini kita melibatkan masyarakat desa dengan harapan setelah kita usai KKN dan pulang ke daerah masing-masing, masyarakat desa ini bisa meneruskan pembudidayaan jamur tiram dan menjadi sumber ekonomi,” katanya.

Ia mengatakan pembudidayaan jamur tiram oleh mahasiswa UGM dalam rangka KKN tersebut sudah sejak 10 Juni dan selesai pada 10 Agustus 2017.

Sumber : Antara

 

Berita Terkait

Copras – Capres 2024
Tampil Unik Peserta Lomba Nyanyi Lagu Kenangan Ini Dapat Hadiah Dadakan
LHP BPK Kab. Bojonegoro Sudah Diserahkan Ke Ketua DPRD Tapi Tak Dibagikan Pada Anggota
16 Lowongan Parades Di Sukosewu, Jangan Lempar Bola Panas Ke Kecamatan
Hoax Kabar Penghentian Hibah BKD Dari KPK
Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik, Kementerian PAN RB Lakukan Rakor Online
Miris, Masih Ada Jalan Poros Desa Berlumpur di Bojonegoro
Wartawan Bojonegoro Unjuk Rasa di Depan Mapolres, Kutuk Aksi Kekerasan Terhadap Jurnalis

Berita Terkait

Senin, 10 Juni 2024 - 11:47

408 Kades nek Bojonegoro Masa Jabatane Ditambahi 2 Taun

Senin, 10 Juni 2024 - 10:48

Masa Jabatan 408 Kades di Bojonegoro Diperpanjang 2 Tahun

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Jumat, 8 Desember 2023 - 19:29

Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Senin, 4 Desember 2023 - 08:11

Menangkan Pemilu 2024 DPC PPP Masivkan Konsolidasi, Sosialisai ke Kader di Tingkat Kecamatan dan Desa

Jumat, 1 Desember 2023 - 08:54

Jum’at Hari Ini Bawaslu Gelar Sidang Pelanggaran Administrasi Pelaporan Anwar Sholeh

Berita Terbaru

PENDIDIKAN

Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro

Selasa, 11 Jun 2024 - 11:03

POLITIK DAN PEMERINTAHAN

408 Kades nek Bojonegoro Masa Jabatane Ditambahi 2 Taun

Senin, 10 Jun 2024 - 11:47

POLITIK DAN PEMERINTAHAN

Masa Jabatan 408 Kades di Bojonegoro Diperpanjang 2 Tahun

Senin, 10 Jun 2024 - 10:48