BPPDGS Bojonegoro Tahun Ini Dicairkan 12 Bulan

- Tim

Jumat, 23 Agustus 2019 - 22:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pada tahun anggaran 2019 ini BPPDGS Bojonegoro Dicairkan 12 Bulan

Pada tahun anggaran 2019 ini BPPDGS Bojonegoro Dicairkan 12 Bulan

BOJONEGORO. Netpitu.com – Bantuan Penyelengara Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta (BPPDGS) tahun 2019 ini untuk Kabupaten Bojonegoro dipastikan akan dicairkan selama 12 bulan.

Bantuan keuangan tersebut berbeda dari tahun tahun sebelumnya yang hanya diberikan selama 9 bulan. Sehingga bagi lembaga penerima BPPDG ini akan menerima utuh setahun.

Seperti diketahui bersama, BPPDGS merupakan bantuan keuangan yang diperuntukkan untuk Madrasah Diniyah (Madin) baik itu Madin Ulla maupun Madin Wustho dan diperuntukkan untuk membayar insentif guru atau ustadz.

Bantuan keuangan tersebut bersumber dari APBD Jawa Timur dan APBD Bojonegoro dengan tujuan untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan Madin serta meningkatkan kesejahteraan guru atau ustadz yang mengajar di Madin

“Sekarang ini seluruh kepala Madin dan bendahara Madin penerima bantuan keuangan tersebut mengikuti pelatihan dalam pembuatan laporan pertanggungjawaban”, kata Kasubag Program dan Pelaporan Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro, Agus Ashori.

Agus Ashori menjelaskan, pelatihan ini oleh Kantor Disdik Bojonegoro diadakan selama 4 hari yang tiap harinya menghadirkan empat narasumber yang berasal dari Kejaksaan, BPKAD, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro dan Kantor Diknas.

Baca Juga :  Ramadhan Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Bojonegoro Stabil

Dikatakan oleh Agus Ashori, BPPDGS Kabupaten Bojonegoro tahun ini sebesar Rp 15,5 Milyar bantuan tersebut bersumber dari APBD Jawa Timur dan APBD Bojonegoro.

“Bantuan keuangan tersebut akan diberikan kepada 955 Madin (Ulla dan Wusto) yang ada di Bojonegoro dan untuk memberikan insentif 1.337 guru atau ustadz”, jelas Kasubag Program dan Pelaporan Kantor Disdik Bojonegoro.

Baca Juga :  Berikan Layanan Harga Hemat Mini Market Primkoppol Diserbu Pembeli

Terpisah, Abdullah Hafidz selaku Kasi Pondok dan Pesantren (Pontren) Kantor Kemenag Bojonegoro mengatakan, bagi Madin penerima bantuan keuangan tersebut diwajibkan mengikuti pelatihan yang diadakan oleh Kantor Disdik Bojonegoro.

“Pelatihan ini bertujuan untuk mengetahui tentang pengelolaan anggaran dan pertanggungjawaban anggaran BPPDGS, sehingga pelatihan ini wajib diikuti oleh seluruh kepala dan bendahara Madin penerima bantuan tersebut”, pungkas Kasi Pontren Kantor Kemenag Bojonegoro, Abdullah Hafidz.

(pur)

Berita Terkait

Satu Jiwa Tolak Korupsi, Roadshow PMK ke 66 di Bojonegoro
PPDB SMKN Tuban – Bojonegoro Resmi Ditutup, 1109 Bangku Tak Terisi
Orang Tua Wali Murid Pertanyakan Uang Tabungan dan Uang Kunjungan Industri Yang Belum Dikembalikan
IKA SMP Negeri 2 Bojonegoro Mulai Bangun Mushola di SMPN 2
Pungutan Kepada Siswa Melalui Komite Itu Tidak Dibenarkan
Tim Bola Voli SMA Negeri 2 Bojonegoro Juarai Turnamen Kacabdin Cup
Duhhh !!! PPDB Tahun Ini Banyak SMP Negeri Wilayah Kota Kekurangan Pagu
Bicara PIP Bupati Jangan Sekedar Bikin Pencitraan