oleh

Perhutani Kembangkan Pendapatan Melalui Agro Forestry

-BERITA-77 views

BOJONEGORO. Netpitu.com – Direktur Utama Perum Perhutani, Wahyu Kuncoro didamping Kepala Perum Perhutani Divisi Regional JawaTimur, Karuniawan Purwanto Sanjaya, bersama rombangan melakukan kunjungan kerja di Kesatauan Pemangkuan Hutan (KPH) Parengan, Rabu (22/12/2021).

Wahyu Kuncoro selaku Direktur Utama Perum Perhutani yang datang mengunjungi kantor KPH Parengan sempat melakukan penanaman pohon Apokat di halaman kantor KPH Parengan. Sedangkan Karuniawan Purwanto Sanjaya menanam Pohon Matoa yang dilanjutkan dengan penandatanganan Prasasti Produktif dan Inovatif.yang merupakan Tagline atau Motto KPH Parengan.

Baca Juga :  Ega, Juragan Arisan dan Investasi Bodong Terancam Hukuman 4 Tahun Penjara

Dikatakan Wahyu Kuncoro bahwa Visi dan Misi KPH Parengan Produktif dan Inovatif harus memacu diri sebagai dasar kerja untuk KPH Parengan yang harus dilandasi saling percaya bersama. Harus berkomunikasi yang baik dengan masyarakat, serta memberi contoh yang baik pada masyarakat.

Apabila hal tersebut dilakukan dengan baik pasti akan maju dan berkembang, ungkapnya.

Baca Juga :  Penjual Bakso Di Kecamatan Balen Ditemukan Tak Bernyawa Di kamarnya

KPH Parengan percaya dengan istilah optimis inovatif yaitu pada tanaman Apokat, Tales Bening Balsa, tanaman Sengon dan Kayu Putih yang di dukung oleh pemerintah daerah, meskipun membutuhkan jangka yang cukup relatif lebih cepat tiga tahun.

“Saya berharap kepada Adm. KPH Parengan bisa mencari inovasi jangka pendek, dalam tahap harian atau bulanan, tahunan sehingga pada tiap tahun dapat meningkatan pendapatan Perusahaan,”imbuhnya.

Baca Juga :  Sekolah Dilarang Lakukan Pungutan Uang PIP

Sementara Administratur KPH Parengan Slamet Juwanto menjelaskan bahwa produksi sudah dilaksanakan mencapai 95%, Tanaman juga 95% dan untuk inovasi tanaman Apokat, Tales Bening, Tanaman Balsa,dan Sengon.

“Kami akan berusaha dengan maksimal berfikir bertindak dalam meningkatkan pendapatan perusahaan,” tandas Adm. KPH Parengan, Slamet juwanto.

(ro/gus pht)