oleh

Tinjau UNBK Wabup Ungkapkan Banyak Sekolah Tak Punya Komputer

TUBAN. Netpitu.com – Wakil Bupati Tuban, Ir. H. Noor Nahar Hussein, M.Si., kembali meninjau pelaksanaan UNBK di Kecamatan Plumpang dan Rengel, Rabu (24/04/2019).

Didampingi Kepala Dinas Pendidikan Nur Khamid meninjau MTs Hidayatul Islamiyah Sumberagung; MTs Al Hidayah Kesamben; SDN Banjaragung 2; MTs Negeri 2 Tuban; dan SMPN 1 Rengel.

Wabup Noor Nahar menyampaikan, pada pelaksanaan UNBK di sekolah yang dikunjungi kali ini berjalan dengan lancar, baik yang negeri maupun swasta. Meski demikian di sejumlah MTs swasta memiliki kendala sarana dan prasarana.

“Di salah satu sekolah yang saya temui tadi, dari 28 komputer untuk ujian hanya 2 unit yang dimiliki sekolah, sedangkan sisanya meminjam,” ungkapnya kepada netpitu.com.

Melihat kondisi tersebut, Wabup mengungkapkan Pemkab Tuban akan berupaya mencarikan solusi terbaik buat sekolah itu. Mengingat UNBK menjadi salah pemetaan mutu pendidikan di Kabupaten Tuban sehingga diperlukan standarisasi yang sama baik. “Itu baik diperuntukkan bagi sekolah negeri maupun swasta,” jawabnya tegas.

“Bila APBD Kabupaten Tuban memungkinkan maka pasti akan diberikan hibah kepada MTs swasta yang membutuhkan. Bisa juga menggunakan BOSDA,” imbuhnya ke media ini.

Pada kesempatan ini pula, Wabup juga menyoroti perihal penerapan sistem zonasi di Kabupaten Tuban. Menurutnya, penerapan sistem zonasi perlu dievaluasi dan diperbaiki.

Secara tidak langsung, penerapan sistem ini menjadi salah satu kendala bagi siswa yang ingin berkembang di sekolah di luar wilayah zonasi. Hal dikarenakan, siswa hanya diperbolehkan mendaftar di SMA atau MA yang sama dengan SMP ataupun MTs awalnya.

Lebih lanjut, Wabup kelahiran Kecamatan Rengel ini menyatakan, perlu adanya pembenahan terkait persebaran guru yang lebih merata, peningkatan sarana dan prasarana di setiap zona. Hal ini guna menjamin peningkatan prestasi bagi siswa dan menunjang peningkatan mutu pendidikan dan muridnya.

Di samping itu, kepala sekolah dan dewan guru di Bumi Wali sebutan kota Tuban ini diharapkan terus memotivasi siswa bahwa prestasi dapat diraih dimanapun serta kapanpun. Wabup juga memberikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban serta stakeholder terkait yang telah menyukseskan pelaksanaan UNBK dan USBN tahun 2019 di Bumi Wali.

Untuk diketahui, pada tahun 2019 ini jumlah SMP di Kabupaten Tuban yang mengikuti UNBK sebanyak 90 sekolah, dengan rincian 52 SMP negeri, 35 SMP swasta, dan 3 SMP bergabung dengan SMP lainnya. Adapun siswa yang mengikuti UNBK mencapai 10.702 siswa dengan rincian SMPN sebanyak 8931 siswa dan SMP Swasta sejumlah 1771.

Sedangkan jumlah SD/MI yang melangsungkan USBN sebanyak 780 sekolah dengan rincian 558 SD Negeri; 16 SD swasta; 2 MI negeri; dan 204 MI Swasta. Adapun jumlah peserta USBN di Tuban mencapai 17.067 siswa. Adapun pelaksanaan UNBK dan USBN dilangsungkan selama 4 hari.

(met)