Idrus Marham Mundur Dari Jabatan Mensos, Presiden Tunjuk Agus Gumiwang Sebagai Pengganti

- Team

Jumat, 24 Agustus 2018 - 20:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA. Netpitu.com – Terbelit dipusaran kasus korupsi, Idrus Marham mengundurkan diri sebagai Menteri Sosial. Setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengisyaratkan akan menjerat tersangka baru dalam kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1.

Untuk mengisi jabatan yang ditinggalkan Idrus Marham, Partai Golkar menunjuk Sekretaris Fraksi Golkar sekaligus Plt Ketua DPD Golkar DKI Jakarta Agus Gumiwang Kartasasmita sebagai Menteri Sosial.

Idrus Marham menyatakan mengundurkan diri dari jabatan menteri sosial. Pengunduran diri Idrus langsung disampaikan kepada Presiden Joko Widodo di Istana pagi ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang pertama saya tadi menyampaikan bahwa sebagai bentuk pertanggungjawaban moral saya, maka saya mengajukan permohonan pengunduran diri sebagai mensos kepada bapak presiden dengan beberapa pertimbangan,” kata Idrus kepada wartawan di Istana, Jakarta, Jumat (24/8).

Baca Juga :  Ngabuburit di Atas Gedung Pemkab Bojonegoro....WOW Asyiknya

Idrus mengaku pertimbangan pertama mundur dari mensos buat menjaga kehormatan Presiden Jokowi. Sebab, menurutnya, Jokowi selama ini merupakan pemimpin yang memiliki reputasi dan komitmen yang tinggi dalam pemberantasan korupsi.

“Pertimbangan kedua adalah agar tidak menjadi beban bagi Presiden dan sekaligus yang mengganggu konsentrasi bapak Presiden dalam mengganggu tugas sehari hari yang tidak ringan. Jadi kalau misal saya tersangka dan masih ini itukan tidak etis dan secara moral tidak bisa diterima,” katanya.

Baca Juga :  Pemilihan Duta Wisata Bojonegoro , 30 Finalis Akan Dikarantina

Pertimbangan ketiga, katanya, sebagai warga negara yang taat hukum, dirinya sepenuhnya menghormati proses hukum yang dilakukan KPK.

“Dan sekaligus saya ingin berkonsentrasi ya mengikuti proses hukum yang ada di KPK,” katanya.

Spekulasi mundurnya Idrus Marham dari jabatan menteri sosial dari kabinet jerja Jokowi ini diduga kuat lantaran terkait dengan kasus korupsi yang tengah disidik KPK.

Menurut Juru Bicara KPK Febri Diansyah, berdasarkan sejumlah fakta-fakta yang ditemukan dalam proses penyidikan terhadap para tersangka dalam kasus ini.

“Kami melihat fakta-fakta baru yang berkembang dalam proses penyidikan untuk mencari siapa pihak-pihak lain yang harus bertanggung jawab dalam kasus PLTU Riau-1,” ujar Febri saat dikonfirmasi, Jumat (24/8/2018).

Baca Juga :  HIMA FaPerta Unigoro Manfaatkan Botol Bekas Untuk Tanaman Hidroponik

Namun, Febri belum merinci siapa pihak-pihak yang diduga terlibat dan harus bertanggung jawab dalam proyek senilai USD 900 juta ini. Febri hanya mengatakan pihak lembaga antirasuah sudah menemukan adanya aliran dana sebesar Rp 4,8 miliar yang masuk ke pihak-pihak tertentu.

“Jadi KPK mendalami hal tersebut untuk memastikan secara lebih rinci karena ada dugaan penerimaan sekitar Rp 4,8 miliar yang sejauh ini sudah kami identifikasi dalam kasus ini,” terangnya.

(mdk/ams)

Berita Terkait

LHP BPK Kab. Bojonegoro Sudah Diserahkan Ke Ketua DPRD Tapi Tak Dibagikan Pada Anggota
16 Lowongan Parades Di Sukosewu, Jangan Lempar Bola Panas Ke Kecamatan
Hoax Kabar Penghentian Hibah BKD Dari KPK
Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik, Kementerian PAN RB Lakukan Rakor Online
Miris, Masih Ada Jalan Poros Desa Berlumpur di Bojonegoro
PDIP : Pemkab Harus Berikan Solusi Soal Kelambatan Pencairan ADD
Duh, 53 Desa Di Bojonegoro Belum Mengajukan Pencairan ADD., Ada Apa ?
Duh… Belum Terima Gaji Bulan Maret, ASN Dinas Sosial Bingung Cari Talangan