oleh

Santri dan Guru Madin di Bojonegoro Tahun Ini Terima BPPDGS 12 Bulan

BOJONEGORO. Netpitu.com – Madrasah Diniyah di Bojonegoro pada tahun anggaran 2019 ini memperoleh BPPDGS ( Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Dinuyah dan Guru Swasta ) 12 bulan penuh.

Dari total 945 lembaga Madrasah Diniyah di Bojonegoro tersebut menerima bantuan keuangan yang bersumver dari APBD Provinsi Jawa timur dan APBD Kabupaten Bojonegoro, Rp 15, 3 milyar.

Penerimaan BPPDGS tahun anggaran 2019 ini memang berbeda dari tahun- tahun sebelumnya. Jika pada tahun – tahun sebelumnya jumlah BPPDGS hanya diberikan sekitar 7 hingga 9 bulan, namun 2019 ini diberikan 12 bulan penuh.

BPPDGS diberikan untuk tujuan meningkatkan mutu dan kwalitas pendidikan khususnya pendidikan di Madrasah Diniyah (Madin) yang ada di Jawa timur/Kabupaten Bojonegoro, baik tingkat Ulla maupun Wustho.

Besarnya jumlah BPPDGS diberikan dengan acuan jumlah santri dan guru atau ustad/ustadzah.

Untuk santri tingkat Ulla ( usia SD ) diberikanbantuan keuangan Rp. 15 ribu untuk tiap santri dalam sebulan atau Rp. 180 per tahun. Sedangkan untuk santri tingkat Wustho jumlah bantuan keuangan tiap bulannya Rp. 25 ribu atau Rp. 300 ribu.

Sementara itu untuk ustad pengajar santri di Madrasah Diniyah diberikan bantuan keuangan Rp. 300 per bulan atau Rp 3,6 juta per tahun. Tahun ini jumlah ustadz Madin Ulla dan Wustho yang mendapatkan BPPDGS sebanyak 1.319 ustad. Sedangkan untuk Guru sekolah Swasta yang mendapatkan BPPDGS sebanyak 175 Guru.

Kasubag Prolap Kantor Disdik Bojonegoro, Agus Anshori, kepada netpitu.com mengatakan Pemprov Jawa Timur dan Pemkab Bojonegoro memberikan BPPDGS kepada lembaga Madin yang telah diverifikasi baik melalui Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro dan Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro.

“Total Madin Ulla dan Madim Wustho di Kabupaten Bojonegoro yang mendapatkan BPPDGS Tahun 2019 ini sebanyak 945 lembaga”, kata Kasubag Program dan Laporan (Prolap) Kantor Disdik Bojonegoro, Agus Anshori kepada netpitu.com melalui sambungan selulernya, Senin (23/12/2019).

“Total bantuan untuk 2019 ini Rp 15.395.340.000,” terang Agus.

Menurutnya, selain diberikan kepada Madin Ulla dan Madin Wustho, BPPDGS ini juga diberikan kepada Guru (ustadz) Madin Ulla dan Madin Wustho dengan total Ustadz yang mendapatkan sebanyak 1.319 serta untuk Guru Swasta yang mendapatkan BPPDGS sebanyak 175 Guru.

“Untuk tahun ini, BPPDGS di Kabupaten Bojonegoro mendapatkan 12 bulan atau satu tahun penuh, berbeda dari tahun tahun sebelumnya, BPPDGS Kabupaten Bojonegoro hanya mendapatkan sembilan bulan”, terang Agus Anshori.

Agus Anshori mengatakan, untuk Madin Ulla, Madin Wustho, Ustadz dan Guru Swasta yang mendapatkan BPPDG diharapkan harus tertib administrasi dan selalu memperhatikan syarat dan ketentuan yang telah ditentukan di Aturan BPPDGS.

(pur)