oleh

Ketika Babinsa Jadi Pendamping Petani

BOJONEGORO. Netpitu.com – Tanam sehari, Panen setiap hari motto itulah yang disampaikan Menteri Pertanian RI saat panen raya di Kecamatan Kanor, Bojonegoro beberapa waktu lalu.

Motto tersebut diharapkan mampu menjadi pendorong untuk peningkatan kualitas dan kuantitas hasil panen padi di Bojonegoro dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Aura semangat dari motto tersebut dapat dirasakan saat melihat Babinsa Koramil Dander bersama para petani memanen padi secara tradisional di areal persawahan Desa Karangsono, Kamis (25/01).

Ketua kelompok tani setempat Mohammad Sidiq mengungkapkan, panen kali ini seluas 3 Ha dengan jumlah hasil panen 23,5 Ton dan masih akan memanen lagi esok hari di areal persawahan Desa Karangsono.

Dia menambahkan, proses panen padi ini sudah kami mulai sejak pukul 07.00 Wib, bersama sekitar 50 orang dibantu Babinsa Koramil Dander serta petugas PPL setempat, sangat membantu meringankan beban kerja petani.

“Pendampingan dari TNI AD sungguh terasa manfaatnya, terlebih kemarin bapak Menteri Pertanian juga melaksanakan panen raya padi, hal ini menjadi penyemangat karena beliau juga sampaikan tidak ada impor beras,” lanjutnya.

“Semoga dengan kerjasama dan komunikasi yang terbina baik antara petani, TNI AD, dan Pemkab Bojonegoro mampu mewujudkan Bumi Angling Darmo sebagai lumbung padi Jawa Timur serta meningkatkan taraf kesejahteraan kami sebagai petani padi,” tuturnya.

Senada dengan Mohammad Sidiq, Serda Mutahal Babinsa Koramil 0813-05 Dander menyampaikan, panen ini adalah sebuah kebahagian bagi kami di lapangan. Pendampingan program Upsus Pajale ini merupakan wujud usaha TNI AD dalam meningkatkan ketahanan pangan, sehingga mampu menyokong ketahanan dan kedaulatan NKRI.

“Saya pribadi mewakili Satuan Kodim 0813 Bojonegoro berterimakasih kepada para petani dan pihak terkait dalam kegiatan panen ini, semoga kami akan selalu ada untuk mendampingi para petani dalam mewujudkan Kedaulatan Pangan Nasional,” pungkasnya.

(dan)