oleh

Trenyuh, Kades Wadang Buatkan Rumah Baru Untuk Mbah Lasmi

BOJONEGORO. Netpitu.com – Respin cepat Kepala Desa Wadang, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, ini patut dipuji dan memperoleh acungan jempol.

Begitu mengetahui ada warganya yang tinggal serumah dengan kambing, sehari setelahnya Kades Wadang, Yakub, langsung memerintahkan perangkat Desanya untuk membongkar rumah mbah Lasmi dan membuatkan rumah baru yang lebih layak huni.

Beberapa warga Desa tetangga mbah Lasmi pun terlihat turut bergotong royong untuk membangun rumah baru untuk perempuan renta dan buta penglihatan itu.

Baca Juga :  Agenda Reformasi Tak Boleh Berhenti, Bojonegoro Darurat KKN

Selain rumah baru, Kades Wadang juga mengunisiasi membuatkan kandang baru untuk tempat tinggal kambing mbah Lasmi. Dengan demikian, rumah mbah Lasmi nantunya akan terpisah dengan kandang kambing miliknya.

Diberitakan sebelumnya, mbah Lasmi, perempuan tua berusia 73 tahun itu terpaksa tingga serumah dengan kambing peliharaannya. Selain itu, mbah Lasmi juga tingga seorang anaknya wanitanya yang telah berusia 53 tahun dan cucunya dengan usia 33 tahun.

Dalam kondisi ketidakberdayaannya, mbah Lasmi harus menghidupi kedua kerabatnya dengan bekerja ngasak sisa hasil panen gabah milik tetangga. Kehidupanyapun kerap bergantung pada pemberian tetangga.

Baca Juga :  8 DPC PDIP di Jatim Gelar Rakercab

Wanita tua dan buta ini, sehari-harinya juga memilihara kambing yang ditempatkan satu rumah dengannya.

Rumah mbah Lasmi kondisinya jauh kata layak. Rumah yang terbuat dari sesek kepang bambu itu sudah banyak yang jebol dan berlobang besar. Lantai rumahpun masih tanah biasa.

Keadaan ini sungguh ironis jika disandingkan Bojonegoro sebagai  Kabupaten penghasil migas terbesar Indonesia dengan penghasilan ratusan trilyun per tahunnya.

Baca Juga :  Ada Apa Dengan Batik Wartawan ?

Lantas APBD Bojonegoro sebesar Rp. 3,4 trilyun itu untuk apa?. Apakah akan terus disimpan sebagai Dana Abadi Mugas?.

Dan yang terpenting bagaimanakah mbah Lasmi akan menjalani kehidupan sehari-harinya pasca dibuatkan rumah baru?. Akankah kita biarkan terus terpuruk dalam ketakberdayaan.

Monggo siapa yang menyusul mau menyumbang atau membantu meringankan beban hidup mbah Lasmi. Silahkan datangi langsung ke rumah mbah Lasmi di Dukuh Srawun, RT 07 RW 03, Desa Wadang, Kecamatan Ngasem.

(dan)