Jokowi Tegaskan Tak Ada Reshuffle Kabinet

- Team

Selasa, 25 April 2017 - 15:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Netizensatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan, hingga saat ini tidak ada surat pengunduran diri dari Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa, yang diajukan ke Istana.

Ndak, ndak ada itu, sampai saat ini ndak ada,” kata Presiden Jokowi kepada wartawan usai menghadiri peringatan Isra Mi’raj tahun 2017 di Pondok Pesantren Al Hikamussalafiyah, Cipulus, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (25/4) siang.

Lebih jauh Presiden Jokowi menegaskan, hingga hari ini sampai bulan ini tidak ada rencana dirinya melakukan perombakan atau reshuffle kabinet.

“Tidak ada, hari ini tidak ada reshuffle, enggak ada reshuffle ndak ada, hari ini ndak ada, minggu ini ndak ada, bulan ini juga ndak ada,” tegas Presiden.

Mengenai evaluasi kinerja para menteri kabinet kerja, Presiden Jokowi mengatakan, bahwa evaluasi menteri terus dilakukannya setiap minggu, setiap bulan. Hasilnya, lanjut Presiden, sejauh ini baik-baik saja.

Menteri-menteri, lanjut Presiden, kerjanya sudah pagi, siang, malam, selalu ke daerah, selalu ke lapangan. “Saya kira sudah bisa lihat sendiri,” ujarnya.

Baca Juga :  3 Desa Kecamatan Sekar Diterjang Banjir Bandang, PMI Salurkan Bantuan

Adapun mengenai Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Presiden Jokowi mengingatkan, dia masih jadi Gubernur DKI Jakarta hingga Oktober mendatang.

“Pak Ahok itu masih Gubernur DKI Jakarta sekarang ini, sampai Oktober,” tegas Presiden.

Sebelumnya Presiden Jokowi memberikan sinyal terkait perombakan Kabinet Kerja. Presiden memberi peringatan kepada menteri yang tak mampu bekerja sesuai target dan tiba-tiba bicara soal pencopotan menteri yang dianggap bekerja tidak sesuai target.

Baca Juga :  Gelapkan Uang Koperasi MZ Warga Balen Ditahan Polisi

“Saya bekerja selalu memakai target, jadi pak menteri tidak pernah bertanya kepada saya, targetnya terlalu besar atau terlalu gede, itu urusan menteri. Tahu saya target itu harus bisa diselesaikan. Kalau tidak selesai urusannya akan lain, bisa diganti, bisa digeser, bisa dicopot dan dan lain lain,” katanya.

Jokowi menyampaikan ini saat memberi sambutan di acara Kongres Ekonomi Umat (KEU) 2017 di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Sabtu (22/4).

(Red)

Berita Terkait

Kemenag Pending Bimbingan Calon Pengantin, Ada Apa ?
Terjun ke Dunia Politik, Giring ‘Nidji’ Syukuran di Rumahnya
Koramil Bubulan Garap 16 Jamban Keluarga Miskin
Polres Bojonegoro Punya Wakapolres dan Humas Baru
Malam Ini, Final Lomba Cerdas Cermat di Pendopo Kabupaten
Awas.! Terlibat Narkoba PNS dan Anggota DPRD Terancam Pecat
Kapolrespun Sowan Kiai
Hasil UNBK Tingkat MA Merata, Setiap MA Punya Keunggulan Jurusan

Berita Terkait

Kamis, 20 Juni 2024 - 12:32

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )

Senin, 10 Juni 2024 - 10:48

Masa Jabatan 408 Kades di Bojonegoro Diperpanjang 2 Tahun

Selasa, 4 Juni 2024 - 20:43

Banyak Masalah, PDIP Minta Pemerintah Batalkan PP No. 21 Tahun 2024 Tentang Tapera

Senin, 22 April 2024 - 13:11

Sekda Nurul Azizah Sapa Ribuan Warga di Pengajian Ning Umi Laila

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Jumat, 8 Desember 2023 - 19:29

Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Berita Terbaru

PILKADA 2024

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )

Kamis, 20 Jun 2024 - 12:32

PENDIDIKAN

Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro

Selasa, 11 Jun 2024 - 11:03