oleh

Kejari Bojonegoro Tahan Syamsul Hadi Tersangka Korupsi Inspektorat Bojonegoro

BOJONEGORO. Netpitu.com – Tim penyidik Kejaksaan negeri Bojonegoro menahan tersangka kasus korupsi penggunaan dana hinor auditor kantor Inspektorat Kabupaten Bojonegoro, Syamsul Hadi.

“Surat penahanan sudah ditanda-tangani oleh tersangka, hari ini langsung ditahan. Namun sebelum ditahan akan kita lakukan pemeriksaan kesehatan di rumah sakit Bojonegoro. Kalau tidak ada apa-apa ( sakit,red), langsung kita masukan (Lapas).,” terang Kasi Pidsus Kejaksaan Bojonegoto, Achmad Fauzan, Kamis (25/4/2019).

Usai melakukan pemeriksaan, tim penyidik Kejaksaan negeri Bojonegoro membawa tersangka kasus dugaan mark up biaya honor untuk auditor Inspektorat Kabupaten Bojonegoro, Syamsul Hadi, ke rumah sakit untuk melakukan medical record.

Pemeriksaan kesehatan itu dipandang perlu penyidik Kejaksaan untuk mengambil langkah tindakan lebih lanjut.

Syamsul Hadi adalah tersangka tunggal dalam kasus dugaan penyelewengan anggaran APBD Bojonegoro, untuk kegiatan belanja honor auditor Inspektorat Kabupaten Bojonegoro, untuk pemeriksaan internal tahun anggaran 2015, 2016 dan 2017. Dengan kerugian negara Rp. 1,7 Milyar lebih.

Diduga Syamsul Hadi telah memperkaya diri sendiri uang negara yang diambil dari pos anggaran honor auditor. Tersangka dijerat pasal 2 dan pasal 3 UU no 31 tahun 1999 jo UU nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, dengan ancaman hukuman lebih dari 4 tahun.

Syamsul Hadi tersangka kasus korupsi dana pemeriksaan unternal di Inspektorat Kabupaten Bojonegoro, saat diperiksa penyidik Kejaksaan negeri Bojonegoro, Kamis (25/4/2019).

Pemeriksaan terhadap tersangka Syamsul Hadi telah dilakukan penyidik Kejari Bojonegoro sejak Kamis (25/4/2019) tadi pagi siang ini, sekitar pukul 14.15 Wib.

Setelah pemeriksaan terhadap Syamsul dianggap selesai, Syamsul hadi yang mantan kepala Inspektorat Bojonegoro dan mantan auditor BPKP Jatim, itu dibawa tim penyidik ke rumah sakit, untuk menjalani pemeriksaan kondisi kesehatan.

Beredar kabar sesuai pemeriksaan kesehatan di rumah sakit. Penyidik Kejaksaan akan langsung menahan Syamsul Hadi ke Lapas Bojonegoro.

Jauh sebelumnya tim penyidik Kejaksaan telah memetiksa sekitar 50 saksi dari internal kantor Insoektorat Bojonegoro. Mantan bupati Bojonegoro, Suyoto, dan mantan Sekda Bojonegoro, Soehadi Mulyono, termasuk menjadi pejabat yang diperiksa sebagai saksi.

Demikian pula sejumlah saksi ahli dari perguruan tinggi dan Badan Pemeriksa Keuangan ( BPK) juga telah dimintai keterangan dan pendaoatnya tentang kasus ini.

Sebelumnya diberitakan, Syamsul Hadi datang di kantor Kejaksaan Bojonegoro, didampingi oleh penasehat hukumnya dan seorang staf dari kantor Inspektorat Bojonegoro.

(ro/dan)