Terjerat Kasus Korupsi Kepala Inspektorat Bojonegoro Dijebloskan Ke Penjara

- Team

Kamis, 25 April 2019 - 16:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terjerat kasus korupsi Rp. 1,7 milyar mantan Kepala Inspektorat Bojonegoro, Syamsul Hadi, dijebloskan ke penjara oleh penyidik Kejaksaan Bojonegoro, Kamis (25/4/2019).

Terjerat kasus korupsi Rp. 1,7 milyar mantan Kepala Inspektorat Bojonegoro, Syamsul Hadi, dijebloskan ke penjara oleh penyidik Kejaksaan Bojonegoro, Kamis (25/4/2019).

BOJONEGORO. Netpitu.com – Tersangka kasus dugaan korupsi uang pengawasan internal Inspekstorat Kabupaten Bojonegoro, Syamsul Hadi, akhirnya dijebloskan ke penjara, Lembaga Pemasyarakatan Bojonegoro.

Sebelum digiring dan dijebloskan ke penjara, Syamsul Hadi, terlebih dahulu menjalani tes kesehatan di rumah sakit.

Mantan kepala Kantor Inspektorat, Syamsul Hadi, dijerat pasal 2 dan pasal 3 Undang-undang nomor 31 tahun 1999 juncto Undang-undang nomor 20 tahun 2001, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

“Dalam sangkaan primernya tersangka diancam hukuman pidana minimal 4 tahun penjara,” jelas Kasi Pidsus Kejaksaan negeri Bojonegoro, Achmad Fauzan, Kamis (25/4/2019), di kantor Kejari Bojonegoro.

Baca Juga :  Dua LSM Desak Penyidik Polres Kembangkan Kasus Meterai Palsu
Syamsul Hadi, saat digiring petugas Kejaksaan negeri Bojonegoro di Lapas Bojobegoro. Mantan kepala Inspektorat Bojonegoro ini terjerat kasus korupsi yang rugikan negara Rp. 1,7 milyar. Kamis (25/4/2019).

Dikatakan Achmad Fauzan, Syamsul Hadi adalah satu-satunya tersangka dalam kasus korupsi dana pengawasan internal di Inspektorat tahun anggaran 2015, 2016 dan 2017. Karena tersangka telah membuat kebijakan yang berdampak pada kerugian keuangan negara Rp. 1,7 milyar lebih.

Baca Juga :  Mantan Sekda Jember, Sugiarto dan Kadis Pemberdayaan Perempuan Ditahan Kejati Jatim

“Kita tetapkan tersangka tunggal, karena yang telah mengembalikan kerugian negara,” lanjut Kasi Pidsus Kejari Bojonegoro itu.

Hari ini, Kamis (25/4/2019), setelah menjalani pemeriksaan penyidik Kejaksaan, Syamsul Hadi yang datang ke Kejaksaan dengan penasehat hukumnya langsung ditahan di Rutan Bojonegoro.

(ro/dan)

Berita Terkait

Bebani Masyarakat, Sarbumusi Bojonegoro Tolak Tapera
Ketua Sarbumusi : Usulan Kenaikan Upah Apindo Tak Hargai Keringat Buruh
Mantan Camat Padangan Kembali Dihadirkan di Persidangan Dugaan Korupsi BKKD
Putusan Banding PT Tipikor Surabaya Bebaskan Shodikin Dari Dakwaan Primair JPU
Jual Proyek Fiktif Kades Kanten Dilaporkan Ke Polisi
Anwar Sholeh Serahkan Bukti Tambahan Kasus Dugaan Pemalsuan Data Otentik
Duit BOP TPQ Diduga Mengalir Ke Kantor Kemenag Untuk Ganti Cetak Piagam
Duit BOP TPQ Lari Kemana ? Ini Pengakuan Ketua FKTPQ

Berita Terkait

Kamis, 20 Juni 2024 - 12:32

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )

Senin, 10 Juni 2024 - 10:48

Masa Jabatan 408 Kades di Bojonegoro Diperpanjang 2 Tahun

Selasa, 4 Juni 2024 - 20:43

Banyak Masalah, PDIP Minta Pemerintah Batalkan PP No. 21 Tahun 2024 Tentang Tapera

Senin, 22 April 2024 - 13:11

Sekda Nurul Azizah Sapa Ribuan Warga di Pengajian Ning Umi Laila

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Jumat, 8 Desember 2023 - 19:29

Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Berita Terbaru

PILKADA 2024

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )

Kamis, 20 Jun 2024 - 12:32

PENDIDIKAN

Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro

Selasa, 11 Jun 2024 - 11:03