Ditutup, Pasar Krempyeng Sukorejo Pindah ke Kampung baru

- Tim

Sabtu, 25 April 2020 - 12:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO Netpitu.com – Sejak meninggalnya salah satu warga yang tinggal di gang pasar Krempyeng, Jalan Munginsidi, Bojonegoro lantaran diduga terjangkit virus Corona, keberadaan pasar yang selalu beraktivitas di pagi hari di Gang I, Desa Sukorejo, mulai Sabtu,  (25/4/2020) secara resmi ditutup oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Sukorejo.

Tak hanya lokasi pasar yang pindah, warga gang 1 pun juga menutup akses jalan masuk ke dalam gang tersebut. Kecuali warga yang tinggal di dalam gang tersebut dilarang masuk.

“Mulai hari ini, keberadaan Pasar Krempyeng resmi ditutup sesuai dengan kesepakatan dari Pemdes Sukorejo dengan pihak BPD, Karang Taruna dan Tokoh Masyarakat”, ujar kepala Desa Sukorejo, Ir. H. Budi Suprayitno.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Desa Sukorejo menjelaskan, untuk para pedagang yang tiap harinya berjualan di Pasar Krempyeng semuanya direlokasi atau dipindahkan di Pasar Desa Sukorejo yang keberadaan di Jalan Arif Rahman Hakim.

“Sementara ada sekitar 60 pedagang yang berasal dari Pasar Krempyeng yang direlokasi di Pasar Desa Sukorejo. Tadi pagi pihak dari Kecamatan dan Pemkab Bojonegoro telah meninjau keberadaan para pedagang yang direlokasi atau dipindahkan ke Pasar Desa Sukorejo”, jelas Kepala Desa Sukorejo.

Menurut Kepala Desa Sukorejo, pihak dari Pemdes Sukorejo sekarang ini menyiapkan semua fasilitas yang dibutuhkan para pedagang mulai kebutuhan air, listrik dan tempat yang digunakan untuk menawarkan dagangannya. Selain itu penataan lahan parkir juga telah disiapkan.

Terpisah, Yuni (38 th) warga Desa Sukorejo sangat senang dengan dipindahkan atau direlokasinya para pedagang yang berjualan di Pasar Krempyeng ke Pasar Desa Sukorejo. Keberadaan Pasar Desa lebih luas dan tidak menimbulkan kemacetan lalu lintas.

(pur)

Berita Terkait

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak
Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP
PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS
Menangkan Pemilu 2024 DPC PPP Masivkan Konsolidasi, Sosialisai ke Kader di Tingkat Kecamatan dan Desa
Jum’at Hari Ini Bawaslu Gelar Sidang Pelanggaran Administrasi Pelaporan Anwar Sholeh
Ketua Sarbumusi : Usulan Kenaikan Upah Apindo Tak Hargai Keringat Buruh
Ribuan Warga Karangpacar Ikuti Giat Jalan Santai Kampung Moderasi Beragama
Apindo Bojonegoro Usulkan Kenaikan Upah Sebesar 4,82 Persen

Berita Terkait

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Jumat, 8 Desember 2023 - 19:29

Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Senin, 4 Desember 2023 - 08:11

Menangkan Pemilu 2024 DPC PPP Masivkan Konsolidasi, Sosialisai ke Kader di Tingkat Kecamatan dan Desa

Minggu, 26 November 2023 - 11:40

Ketua Sarbumusi : Usulan Kenaikan Upah Apindo Tak Hargai Keringat Buruh

Minggu, 26 November 2023 - 10:37

Ribuan Warga Karangpacar Ikuti Giat Jalan Santai Kampung Moderasi Beragama

Jumat, 24 November 2023 - 20:48

Apindo Bojonegoro Usulkan Kenaikan Upah Sebesar 4,82 Persen

Sabtu, 18 November 2023 - 09:50

Shafa Afriza Qirani, Pesepatu Roda Berbakat Dari Bojonegoro

Berita Terbaru

BERITA

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Senin, 4 Des 2023 - 16:43