Linmas Dan Anggota Pengamanan Polsek Harus Tegas Dan Dilarang Terlibat di Medsos

- Tim

Senin, 25 Juni 2018 - 18:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TUBAN. Netpitu.com – Plkada Serentak 2018, Kapolsek Singgahan AKP Budi Santoso, Camat Singgahan M Dhani Ramdani berasama Panwascam dan ketua PPK Widyo Ingantkan satuan  Linmas pegamanan pilgub kecamatan Singgahan  agar  bisa menjaga kamtibmas di lokasi TPS masing-masing di puncak pencoblosan, besok Rabu tanggal 27 Juni 2018.

“Selama masa tenang dan jelang pelaksanaan pencoblosan pilkada serentak 2018, Kapolsek yang pernah menjabat Pabin Perhutani ini pada Senin (25/06/2018) pagi, mengimbau kepada Anggota Polsek Singgahan dan  140 anggota Linmas se-Kecamatan Singgahan untuk berperan aktif selama hari tenang dan pada hari H. 

Menurutnya berdasarkan laporan masyarakat, pada saat masa tenang kali ini, masih ada poster ataupun baner yang masih terpasang paslon nomer dua di Desa Kedungjambe.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Begitu apabila dijumpai akun-akun media sosial pribadi, dari para pendukung pasangan calon, yang melakukan tindakan menyerupai kampanye, termasuk juga adanya upaya-upaya menjatuhkan pasangan calon lain kami upayakan untuk diberhentikan dulu dan jangan dimunculkan kembali,” katanya saat ditemui netpitu.com di lapangan kecamatan singgahan.

Baca Juga :  Bupati Tuban : Rasa Aman Bagian Dari Keberhasilan Pilgub

Menurutnya masih banyak ditemukan akun pribadi dari para pendukung pasangan calon, yang melakukan tindakan menyerupai kampanye di media sosial, terang Kapolsek.

Dia menambahkan, bahwa menurut ketentuan hanya untuk akun resmi dari pasangan calon yang di daftarkan ke KPU, yang dilarang melakukan kampanye dalam bentuk apapun selama masa tenang. Bahkan sesuai aturan, akun-akun resmi dari pasangan calon tersebut sudah dilaporkan ke pihak polres Tuban agar ditutup. Sedangkan untuk akun pribadi, memang tidak dapat ditindak. Namun demikian, AKP Budi Santoso menghimbau kepada seluruh anggota Linmas TPS agar untuk saling menghormati dan mematuhi aturan yang ditetapkan.

Baca Juga :  Kapolres Bojonegoro Imbau Paslon Tidak Lakukan Politik Uang

“Mari sama-sama dewasa dalam berdemokrasi dan tim pengamanan PPS maupun di PPK agar tidak terpengaruh terhadap unggahan di akun medsos,” imbuhnya.

Sementara itu, terkait kemungkinan adanya konten-konten di medsos dari para pendukung pasangan calon, Kapolsek menegaskah bahwa jika ada pihak-pihak yang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian bagi pihak lain, atau dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras dan antar golongan (SARA), silakan laporkan ke SPKT Polsek terdekat dalam hal ini Polsek Singgahan dengan dilampiri bukti-bukti cuplikan layar (screen shot) dari postingan yang ada di media sosial.

Baca Juga :  Program Kartu Petani Mandiri Plus Cara Cerdas Anna - Wawan Sejahterakan Petani

Sesuai Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016, tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 2008, tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Pasal 28 ayat (1) dan 2) jo Pasal 45A ayat (1) dan (2), pelaku penyebaran berita bohong atau ujaran kebencian, diancam dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan atau denda paling banyak satu miliar rupiah.

“Silakan laporkandengan disertai bukti-bukti yang cukup. Jika memenuhi unsur akan kami proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” jelas Kapolsek.

Sedangkan untuk pelanggaran administrasi dan pelanggaran yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemilkada, silakan laporkan pada Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Bojonegoro.

“Tentunya juga harus dilengkapi dengan bukti-bukti yang cukup.” pungkasnya.

(gio)

Berita Terkait

Pilkada Tuban “Pertarungan 2 Raja”
Sebelum Dilantik Bupati Terpilih Akan Buat Tim Transisi dan Minta BPKP Audit Semua Instansi
KPU Tetapkan Anna Muawanah – Budi Irawanto Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih
Besuk KPUD Bojonegoro Gelar Pleno Penetapan Calon Bupati – Wakil Bupati Terpilih
Menang Pilkada Bupati, Timses Anna- Wawan Gelar Silaturahmi Akbar
KPU Bojonegoro Datangi Mahkamah Konstitusi Pertanyakan Ada Tidaknya Gugatan Hasil Pilkada
Sukses Besar Pilkada 2018, Tak Ada Gugatan Angka Kehadiran Pemilih 77,9 Persen
Penetapan Pemenang Pilkada Bojonegoro KPUD Tunggu Tiga Hari Lagi