oleh

LMDH Ikuti Diklat PS Melalui Video Conference di Kantor KPH Jatirogo.

TUBAN. Netpitu.com – Perum Perhutani KPH Jatirogo Memfasilitasi 5 LMDH dan 1 TPM pendamping untuk mengikuti Pendidikan dan Latihan (Diklat) Tingkat Nasional Perhutanan Sosial. Diklat tersebut diperuntukkkan bagi LMDH yang telah mendapat Pengakuan SK Kementrian Sosial (Kulin KK) sebagai Kemitraan Kehutanan.

Acara yang di gelar secara langsung melalui Vidio Conference oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sejak tanggal 22,23,24,25 Juni 2020.

Saat dikonfirmasi netpitu.com, Adm Perum Perhutani KPH Jatirogo Panca PM Sihite menyampaikan bahwa fihaknya bertugas memfasilitasi 5 LMDH dan 1 TPM Tenaga Pendamping tersebut.

“Tugas ini sebagai bentuk pendampingan dari rencana kerja SK Kulin KK Gelombang XIII angkatan V, agar LMDH dapat memahami program-program dari Kementrian Lingkungan Hidup serta bisa memanfaatkan dan mengelola dengan optimal sumber daya hutan Secara produktif,” ungkap Panca Sihite kepada netpitu.com usai acara vidio conference tersebut.

Kata Adm asal Malang ini bahwa kegiatan pembinaan tersebut berupa pemahaman perhutanan sosial penguatan kelembagaan LMDH serta pengotimalan potensi Hutan Pangkuan Desa (HPD) dan Penguatan Kelembagaan Usaha produktif.

Kata KSS Kompers KPH Jatirogo, Gunung, pembinaan diklat tersebut di ikuti antara lain Parji ketua LMDH Gemulung Jaya, Jait Ketua LMDH Wana Lestari, Sumari Ketua LMDH Wana Bangkit, Sumarjan Ketua LMDH Wana Bima Lestari, Guyono Ketua LMDH Sekarjati dan tenaga pendamping LMDH, Frengki.

Ketua LMDH Gemulung Jaya, Parji kala ditemui media ini di kantor perhutani ini menyatakan sangat gembira dan menyambut baik program pembinaan dan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan.

“Bagi petani-petani hutan yang tergabung dalam LMDH akan lebih pintar untuk lebih meningkatkan pemahaman Perhutanan Sosial dan kelak mampu meningkatkan usaha produktif. Jadi kami sangat berterimakasih kepada Perum Perhutani dan KLHK yang selalu membantu dan pendampingi kami untuk menyuseskan program Perhutanan Sosial,” tutur disampaikan ke media ini.

(met)