oleh

Tiga Desa di Kecamatan Kapas Dapat Bantuan Renovasi Rumah dari EMCL

-GOODNEWS-265 views

BOJONEGORO. Netpitu.com – Rumah (tempat tinggal) adalah salah satu aspek dari kesejahteraan masyarakat yang harus dipenuhi. Karena rumah merupakan kebutuhan hidup manusia yang utama selain sandang dan pangan dimana tempat manusia dapat berlindung, mempertahankan dan juga meningkatkan kualitas hidupnya.

Dalam merespon kondisi masyarakat tersebut yang dikaitkan dengan pemenuhan kebutuhan rumah layak huni maka ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) sebagai operator Lapangan Banyu Urip dan SKK Migas memberikan bantuan renovasi rumah layak huni sekaligus bersinergi dengan program Pemkab Bojonegoro yaitu program Aladin.

Dari tiga desa tersebut adalah Desa Kedaton (mendapatkan 10 Titik), Kumpulrejo (mendapat 10 titik) , dan Padangmentoyo (mendapatkan 15 titik) Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro.

Terkait pelaksanaan program tersebut pada hari senin 25 Januari dan 26 Januari 2021 telah dilaksanakan tahapan Sosialisasi yang diadakan di masing-masing Balaidesa yang dihadiri oleh semua penerima manfaat, Kades masing-masing desa, Camat, Perwakilan EMCL Rifqi Romadhon serta para tokoh masyarakat didesa.

Suntiyono Kades Kedaton, Witono Kades Kumpulrejo dan Hadi Winarno Kades Padangmentoyo semua mengucapkan banyak terimakasih kepada EMCL karena telah mendapat bantuan berupa renovasi rumah layak huni kepada warganya.

Camat Kapas Agus S Hardiyanto yang berkenan hadir dalam acara sosialisasi ini beliau menyampaikan bahwa ada 5 desa di Kecamatan Kapas yang mendapatkan bantuan Rumah layak Huni, dan beliau mengucapkan banyak terimakasih kepada EMCL.

“Semoga program ini berjalan lancar dan sukses sampai akhir lanjut,” ungkap Agus.

Suryadi Gemati sebagai pendamping program ini menyampaikan bahwa pelaksana program dillapangan akan dilaksnakan oleh Tim Pelaksana Program yang dibentuk melalui musyawarah desa karena program ini berupa swakelola.

Perwakilan EMCL yaitu Rifqi Romadhon menyampaikan Rumah Layak Huni ini adalah Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM).

“Jadi harus ada pemberdayaan masyarakat di lokasi desa penerima manfaat dan kepedulian dari penerima manfaat,” ungkap Rifqi.

EMCL berkomitmen untuk terus mendukung masyarakat di wilayah operasinya melalui program pengembangan masyarakat (PPM). Program Aladin ini tengah berlangsung di empat kecamatan di Kabupaten Bojonegoro dan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.

(Srd)