Gerakan Ngaji dan Mengkaji Al Qur’an Cegah Intoleransi

- Team

Minggu, 26 Maret 2017 - 03:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Netizensatu.com – Warga Nahdlatul Ulama harus waspada karena Jakarta sebagai ibu kota negara kini telah banyak dimasuki aliran-aliran yang menggerus pemikiran ahlus sunnah wal jamaah. Bahkan, dengan mudahnya masyarakat mengkafirkan sesama muslim.
Hal  tersebut diungkapkan Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DKI Jakarta, Hasbiyallah Ilyas. Iapun menyerukan kepada umat Islam untuk kembali membaca Alquran.

Karena dengan mengaji dan mengkaji Alquran, kata Hasbiyallah, umat muslim tak akan mudah terprovokasi gerakan yang mengarah pada intoleransi dan mdah mengkafir-kafirkan umat muslim lainnya.
“Gerakan Jakarta Mengaji merupakan turunan dari Gerakan Nusantara Mengaji dan harus terus disiarkan ke seluruh antero pelosok Jakarta. Jakarta patut berbangga karena setiap pekannya telah mengkhatamkan Alquran sebanyak 100 ribu kali. Ini tradisi Nahdlatul Ulama yang harus terus dilakukan,” kata Hasbiyallah kepada wartawan, Minggu (26/3).
Hasbiyallah mengatakan akhir-akhir ini Jakarta telah banyak dimasuki aliran-aliran yang menggerus pemikiran ahlus sunnah wal jamaah. Bahkan, dengan mudahnya masyarakat mengkafirkan sesama muslim.
“Jakarta Mengaji merupakan sebagai sarana bermunajat kepada Allah SWT. Kegiatan DKI mengaji untuk ini juga untuk menghidupkan kultur ahlus sunnah wal jamaah. Harapannya, dengan Jakarta mengaji, Jakarta akan semakin sejuk, tenteram dan damai,” ungkap dia.
Sementara itu, tokoh PKB dan kiai NU, KH Rosyadi menegaskan, Jakarta Mengaji merupakan rangkaian kegiatan DPW PKB DKI Jakarta dalam rangka melanjutkan tradisi Nusantara Mengaji.
“Para jamaah sangat antusias mengikuti acara ‘Jakarta Mengaji’ meski diguyur hujan. Ini bukti warga NU dan PKB tetap antusias mengikuti kegiatan pengajian,” ucapnya.
Sedikitnya terdapat 3.000 warga NU yang mengikuti acara Jakarta mengaji yang dipimpin langsung KH Ahmad Rosidi dan Ahmad Wahid.

Baca Juga :  Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Bom Samarinda dan Tamrin

(Red/*)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Kemenag Pending Bimbingan Calon Pengantin, Ada Apa ?
Terjun ke Dunia Politik, Giring ‘Nidji’ Syukuran di Rumahnya
Koramil Bubulan Garap 16 Jamban Keluarga Miskin
Polres Bojonegoro Punya Wakapolres dan Humas Baru
Malam Ini, Final Lomba Cerdas Cermat di Pendopo Kabupaten
Awas.! Terlibat Narkoba PNS dan Anggota DPRD Terancam Pecat
Kapolrespun Sowan Kiai
Hasil UNBK Tingkat MA Merata, Setiap MA Punya Keunggulan Jurusan

Berita Terkait

Senin, 10 Juni 2024 - 11:47

408 Kades nek Bojonegoro Masa Jabatane Ditambahi 2 Taun

Selasa, 4 Juni 2024 - 20:43

Banyak Masalah, PDIP Minta Pemerintah Batalkan PP No. 21 Tahun 2024 Tentang Tapera

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Jumat, 8 Desember 2023 - 19:29

Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Senin, 4 Desember 2023 - 08:11

Menangkan Pemilu 2024 DPC PPP Masivkan Konsolidasi, Sosialisai ke Kader di Tingkat Kecamatan dan Desa

Jumat, 1 Desember 2023 - 08:54

Jum’at Hari Ini Bawaslu Gelar Sidang Pelanggaran Administrasi Pelaporan Anwar Sholeh

Berita Terbaru

PENDIDIKAN

Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro

Selasa, 11 Jun 2024 - 11:03

POLITIK DAN PEMERINTAHAN

408 Kades nek Bojonegoro Masa Jabatane Ditambahi 2 Taun

Senin, 10 Jun 2024 - 11:47