Waspadai Aksi Balas Dendam Pasca Vonis Mati Pentolan JAD Saat Pilkada Berlangsung

- Tim

Selasa, 26 Juni 2018 - 14:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA. Netpitu.com – Situasi Kamtibmas di hari pelaksanaan Pilkada serentak 2018 diperkirakan relatif aman dan kondusif. Namun ada dua hal yang patut diantisipasi jajaran kepolisian, yakni ancaman serangan teror balas dendam dari pengikut tokoh terorisme Aman Abdurahman dan ancaman konflik pasca hari pencoblosan.

Dari pemantauan Ind Police Wacth (IPW) ada sejumlah daerah yang patut dicermati polisi pasca pencoblosan, yakni Jabar, Sulsel, Maluku, Papua dan Sumut.

Baca Juga :  Tujuh Balon Kepala Daerah Bojonegoro Ikuti Test and Proper Test di DPD PDIP Jatim

Di sisi lain, pasca vonis mati terhadap tokoh teroris Aman Abdurahman di PN Jaksel, para pengikutnya selalu berusaha melakukan serangan teror sebagai aksi balas dendam, terutama di hari pencoblosan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polri sendiri sudah membersihkan kantong kantong terorisme maupun sel tidur terorisme pasca kerusuhan Rutan Brimob, tapi diharapkan kepolisian jangan lengah karena para teroris selalu berusaha mencari peluang untuk menebar aksinya.

Baca Juga :  Pasangan Ipul - Puti Guntur Soekarno Banjir Dukungan

Dari pantauan IPW, eskalasi enerji politik masyarakat terjadi di sejumlah wilayah, eskalasi tertinggi terlihat di Jabar, Sulsel, Maluku, Papua, dan Sumut. Sehingga hal ini membuat situasi kamtibmas relatif panas menjelang pilkada ini.

Memang hingga saat ini konflik masih terjadi sebatas di medsos. “Perang” di medsos pun hanya sebatas “perang” udara dan belum menyentuh darat. Namun situasi itu tetap harus diantisipasi, terutama saat penghitungan suara dan pengumuman pemenang pilkada, karena dikhawatirkan muncul pihak pihak yang tidak merasa puas dan melakukan protes serta melakukan aksi anarkis di lapangan.

Baca Juga :  Fauzan pun Daftar Bacabup di Demokrat

Dalam mengantisipasi situasi ini jajaran kepolisian diharapkan menekankan sikap profesional, proporsional dan independen serta tegas, sehingga potensi konflik bisa segera dicegah dan tidak melebar menjadi kekacauan yang mengganggu kedamaian pilkada.

(red/rl)

Berita Terkait

Pilkada Tuban “Pertarungan 2 Raja”
Sebelum Dilantik Bupati Terpilih Akan Buat Tim Transisi dan Minta BPKP Audit Semua Instansi
KPU Tetapkan Anna Muawanah – Budi Irawanto Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih
Besuk KPUD Bojonegoro Gelar Pleno Penetapan Calon Bupati – Wakil Bupati Terpilih
Menang Pilkada Bupati, Timses Anna- Wawan Gelar Silaturahmi Akbar
KPU Bojonegoro Datangi Mahkamah Konstitusi Pertanyakan Ada Tidaknya Gugatan Hasil Pilkada
Sukses Besar Pilkada 2018, Tak Ada Gugatan Angka Kehadiran Pemilih 77,9 Persen
Penetapan Pemenang Pilkada Bojonegoro KPUD Tunggu Tiga Hari Lagi