Selesaikan Izin Pasar Ngampel, Tim Pemkab Undang Pemdes dan Pihak Ketiga

- Team

Jumat, 26 Juni 2020 - 12:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto papan nama lokasi padar desa Ngampel di Jalan Pemuda, Bojonegoro.

Foto papan nama lokasi padar desa Ngampel di Jalan Pemuda, Bojonegoro.

BOJONEGORO. Netpitu.com – Hari ini, Jumat, (26/06/2020), Tim Fasilitisi permohonan izin Bangun Guna Serah Pasar Desa Ngampel, undang pihak Pemerintah Desa Ngampel dan pihak ketiga, PT. Tegyh Jaya Bojonegoro, sebagai investor kerja sama Bangun Guna Serah ( BGS ) pasar Ngampel, di kantor Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Bojonegoro.

Pertemuan dengan Pemdes Ngampel dan pihak ketiga tersebut sebagai langkah kerja tim dalam penyelesaian permohonan izin BGS pasar Ngampel, yang pelaporannya kini tengah ditangani Ombudsman RI, Perwzkilan Jawa timur.

Dalam monitoring pemeriksaan hasil laporan yang dilakukan oleh Ombudsman RI Perwakilan Jawa timur, salah satunya menyebutkan Tim Fasilitasi Pemkab Bojonegoro sepakat untuk menyelesaikan proses adendum PKS maksimal 3 bulan setelah pertemuan ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertemuan yang mengundang pihak Pemdes Ngampel dan pihak ketiga ini juga menjadi bagian tahapan langkah dalam penyelesaian permohonan izin yang tetunda sejak tim Pemkab dibentuk.

Baca Juga :  Semen Indonesia Bentuk Koperasi Petani Green Belt Area Tuban

Tahapan tersebut adalah mengundang pihak desa dan pihak ketiga untuk mensosialisasikan hasil kerja tim dalam penetapan kontribusi pendatapan desa. Dimana tim Pemkab memutuskan PT. Sucofindo, sebagai lembaga jasa publik milik negara yang akan dilibatkan dalam menghitung kontribusi pendapatan desa dalam setiap tahunnya selama kerja sama bangun guna serah pasar berlangsung.

Menurut Direktur Utama PT. Teguh Jaya Bojonegoro ( TJB ), Nur Wakhit, pihak PT Teguh Jaya Bojonegoro, sebagai mitra kerjasa sama bangun guna serah pasar desa Ngampel, siap meelaksanakan pembangunan pasar setelah semua persyaratan izin yang dibutuhkan terpenuhi. Termasuk izin tertulis dari bupati Bojonegoro sebagai persyaratan terbitnya Ijin Mendirikan Bangunan ( IMB ).

Baca Juga :  Bangun Kilang Minyak GRR, Pertamina Harus Libatkan Warga Lokal

Dikatakan, Nur Wakhit, soal kontribusi pendapatan desa setiap tahunnya yang akan ditetapkan oleh Tim Pemkab, bagi pihak PT tidak menjadi masalah. Karena sesuai ketentuan Permendagri Nomor 1 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Aset Desa, memang seperti itu.

Demikian pula dengan dilibatkannya lembaga jasa publik, PT Sucofindo, dalam perhitungan kontribusi pendapatan desa tiap tahun dalam kerja sama bangun guna serah pasar.

“Sesuai ketentuan pihak ketiga yang menanggung biaya konsultan tersebut. Ketentuan tersebut tertuang dalam Permendagri 1/ 2016, SK Bupati dan Legal Opinion dari Kejaksaan Negeri Bojonegoro,” ujar Nur Wakhit.

“Jadi soal pembiayaan itu juga tidak masalah. Kami siap,” lanjut Nur Wakhit, kepada netpitu.com.

Dalam kerja sama bangun guna serah pasar desa Ngampel ini, nantinya pihak ketiga akan membangun pasar sesuai draft design bangunan pasar yang telah diajukan pihak Pemdes dengan biaya pembangunan 100 persen dari pihak ketiga.

Baca Juga :  Bupati Anna Jelaskan Kendala Bantuan Hibah Tidak Cair

“Tidak ada kewajiban pihak Desa untuk membayar kembali atas biaya pembangunan pasar. Setelah masa perjanjian selesai, pasar akan disrrahkan kepada Pemdes, dan hak pengelolaannya senuhnya menjadi milik Pemdes,” papar Nur Wakhit.

Jadi dalam kerja sama bangun guna serah Pemdes tidak mengeluarkan biaya sepeserpun. Sebaliknya, setiap tahunnya Pemdes akan mendapatkan kontribusi pendapatan yang besarannya ditetapkan oleh tim Pemkab.

Selain itu, Pemdes juga akan memiliki aset gedung ( bangunan ) pasar sepenuhnya setelah masa batas waktu perjanjian kerja sama berakhir, jelas Nur Wakhit, lebih lanjut.

“Undangan tim Pemkab telah kami terima sejak Kamis, (25/06/2020) kemarin,” kata Nur Wakhit.

(ro)

Berita Terkait

Bebani Masyarakat, Sarbumusi Bojonegoro Tolak Tapera
David FS : Entas Kemiskinan, Garpu Jatim Akan Launching 1.000 Warung UMKM
Sandiaga Uno Bicarakan Industri Kreatif di Bojonegoro
Wujudkan Kesejahteraan Rakyat Golkar Lounching Kios Baqoel Karya Berkah
Peringati Hari Koperasi Dekopinda Bojonegoro Salurkan Sembako dan Daging Kurban
Peran BumDes Dalam Peningkatan Perekonomian Rakyat
LHP BPK Kab. Bojonegoro Sudah Diserahkan Ke Ketua DPRD Tapi Tak Dibagikan Pada Anggota
PT.Rekind Belum Selesaikan Pembayaran Pada Vendor Penyedia Makanan dan Minuman

Berita Terkait

Kamis, 18 Juli 2024 - 18:57

Polres Tuban Bakal Panggil Anna Mu’awanah Terkait Dugaan Laporan Palsu Ke Polisi

Kamis, 13 Juni 2024 - 02:53

Job Fair SMKN 1 Bojonegoro Sukses Jaring 1.217 Orang Pelamar Kerja

Selasa, 11 Juni 2024 - 11:03

Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro

Senin, 10 Juni 2024 - 13:16

Diikuti 44 Didu dan PT, SMKN 1 Bojonegoro Mulai 11 – 13 Juni Gelar Job Fair Untuk Umum

Selasa, 26 Maret 2024 - 11:09

Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal

Sabtu, 23 Maret 2024 - 14:00

Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat

Sabtu, 9 Maret 2024 - 21:31

Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Berita Terbaru

PILKADA 2024

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )

Kamis, 20 Jun 2024 - 12:32