Ribuan Santri Bejagung Gandrungi Goyang Dayung Jokowi

- Team

Rabu, 26 September 2018 - 21:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TUBAN. Netpitu.com – Video flashmob Asian Games di Bandara Husein Sastranegara yang direkam dalam video berdurasi 6 menit dan menjadi viral heboh ke semua penjuru di Indonesia.

Termasuk pula saat ini di dalam pondok pesantren Bejagung Tuban, 26 September 2018 sekitar 1700 santri dan santriwati melakukan gerakan ‘goyang dayung’ ala Presiden Joko Widodo. 

Pondok pesantren yang berdiri kokoh di jalan Pangeran Pengulu No. 09 Desa Bejagung Kidul, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, ini sedang gandrung dengan tarian mirip flash mob Asian Games itu.

Salah satu Santri di pondok teraebut yang mengaku namanya Rizky sangat menyukai alunan musik dan gerakan-gerakan senam itu. 

“Saya menyukai musik dan gaya senamnya. Bahkan di saat sedang jam istirahat sering saya bersama-sama teman-teman melakukan gerakan senam itu,” ujarnya kepada netpitu.com.

Bahkan dia sangat suka senam goyang dayung itu. Menurutnya dia dan teman-teman seusianya senang melakukan gerakan itu juga karena terobsesi oleh prestasi putra-putri Indonesia yang berhasil meraih prestasi olah raga menempati juara empat di Momen Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.

Baca Juga :  Ngintip Persiapan Tasyakuran Pelantikan Anna Wawan di Pendopo Kabupaten

Lebih mengejutkan lagi karena para santri sangat menyukai dan meminta agar dijadikan olah raga senam goyang dayung ini dilakukan secara rutin maka oleh pemimpin Pondok Pesantren ini, D rs. Syaik KH. Abdul Matin Jawahir SH telah dijadwalkan setiap hari Jum’at santri dan santriwatinya untuk melakukan senam ini. 

Baca Juga :  Bupati Huda Minta Warga Waspadai Bencana Hidrometeorologi

Kiai Abdul Matin mengatakan dengan adanya kegiatan ini, diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi para santri untuk lebih giat belajar serta mendukung bangsa Indonesia agar pada Asian Games mendatang bisa lebih baik dan meraih juara lagi.

“Jadi meski masih memakai seragam ala santri mereka melakukannya dengan ceria. Anda bisa melihat mereka melakukan senam sedang berpeci dan Santriwatinya berjilbab,” ungkapnya.

(met)

Berita Terkait

Bupati Tuban Izinkan Karantina Wilayah Desa Episentrum Covid19
Kapolres Tuban Sosialisasikan Physical Distancing di Perumahan Padat Penduduk
Bupati Huda Minta Warga Waspadai Bencana Hidrometeorologi
Ketika Bupati Anna Muawanah Menikmati Lomba Kicau Burung
Udek, Uniknya Tradisi Warga Desa Turigede Lakukan Sedekah Bumi
Komisi VII DPR RI : Sumur Minyak Tradisional Potensi Tambah Lifting Minyak
Peringati Hari TNI, Persit KCK Gelar Menghias Lomba Nasi Tumpeng
Pameran IBD EXPO 2018 Perhutani Masih Andalkan Pendapatan Dari Penjualan Kayu Glondong